JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Mahasiswa UNS Ajarkan Bahasa Indonesia pada Mahasiswa Thailand

Mahasiswa UNS, Ahmad Mukhibun tengah memberikan pengajaran bahasa Indonesia kepada mahasiswa Thailand / Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Akhmad Mukhibun lolos seleksi dalam program pengajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa Thammasat University, Thailand.

Pengajaran tersebut dilakukan dalam kegiatan Magang Internasional BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang dilakukan mulai Senin (7/3/2022) secara daring.

Kegiatan pengajaran itu merupakan bagian dari kerja sama antara UNS Surakarta dengan Thammasat University, Thailand.

Dalam proses pembelajaran tersebut, Akhmad Mukhibun mengusung model pengajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya dan kearifan lokal Indonesia.

Pendekatan budaya ini dilakukan untuk memudahkan mahasiswa Thailand dalam memahami situasi budaya di Indonesia.

Selain itu, dengan pendekatan itu, antusiasme mahasiswa Thailand dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia meningkat.

Melalui rilisnya ke Joglosemarnews, Mukhibun menjelaskan, dalam pembelajaran itu dia juga menerapkan sistem pengajaran sebaya, yakni sistem pembelajaran yang menekankan pada diskusi dua arah dan melakukan aktivitas bertukar budaya.

Baca Juga :  Unisri Surakarta Kirim 6 Mahasiswa Program PMM ke Unsrat Manado

Sistem tersebut dimaksudkan untuk membuat mahasiswa Thailand berani dan percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Mukhibun juga menginisiasi media pembelajaran BIPA dengan pemanfaatan kanal YouTube.

Dia menjelaskan bahwa media YouTube itu diarahkan untuk mengefektifkan proses pengajaran bahasa Indonesia di mancanegara.

“Pengembangan video pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kanal YouTube ini dilatarbelakangi oleh minimnya sumber belajar untuk pengajaran bahasa Indonesia pada masyarakat internasional. Dengan adanya kanal YouTube ini, diharapkan proses pengajaran bahasa Indonesia dapat berjalan  efektif dan menyenangkan,” terang Mukhibun, Selasa (24/5/2022).

Mukhibun menambahkan, konten video yang dibuatnya menekankan pada pengenalan bahasa, budaya dan wisata yang ada di Indonesia.

“Video pembelajaran yang saya buat berfokus untuk memudahkan mahasiswa asing belajar bahasa Indonesia. Konten yang saya usung berfokus pada pengenalan wisata dan budaya Indonesia, serta meningkatkan semangat para pembelajar BIPA,” lanjut Mukhibun.

Baca Juga :  Asyiknya Asah Kreativitas Anak dengan Origami

Menurutnya, dipomasi Bahasa Indonesia di tingkat internasioanal sudah  sangat progresif. Hal itu tentu harus didukung berbagai pihak untuk mengembangkan bahan dan media pengajaran yang disukai mahasiswa asing.

“Pembelajar Bahasa Indonesia di tingkat internasional terseber di 49 negara di dunia. Ini perlu didukung para pegiat bahasa untuk mengembangkan bahan dan media ajar yang sesuai bagi siswa internasional. Pengembangan video pembelajaran di YouTube ini menjadi salah satu program yang saya usung guna menyukseskan pengajaran BIPA di Thailand,” ujar Mukhibun.

Ia berharap agar dipomasi bahasa Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan membuka pelung untuk membawa kemajuan bagi bangsa dan bahasa Indonesia.

“Saya berharap diplomasi bahasa melalui program BIPA ini dapat memajukan bahasa dan bangsa Indonesia,” pungkas Mukhibun. Suhamdani

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com