JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Masih Dirawat di Rumah Sakit, Polisi Tunggu Keterangan Sopir Sepur Kelinci Nahas

Dia menyatakan selama ini tak pernah memberikan izin bagi sepur kelinci untuk beroperasi di jalan umum. Baik di jalan desa maupun jalan kabupaten dan jalan nasional. Hal ini terkait faktor keamanan bagi penumpang.

Sehingga kendaraan sepur kelinci tidak diizinkan beroperasi di di jalan umum dan hanya diizinkan di tempat wisata seperti Kebun Raya Indrokilo Boyolali. Itupun harus mendapatkan rekomendasi dari instansi terkait.

Baca Juga :  Kalbe Farma Kembangkan Jahe Merah dengan Petani Binaan di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali

“Kalau di tempat wisata, lajunya tidak kencang, hanya 20-30 kilometer/ jam.”
Itupun tak setiap tempat wisata diberi keleluasaan adanya sepur kelinci. Sepur kelinci hanya diizinkan beriperasi di tempat wisata yang memiliki kontur jalan datar. Semisal, tempat wisata di wilayah Kecamatan Selo, tidak akan diiznkan.

“Kontur jalan disana menanjak dan turunan tajam cukup berbahaya bagi penumpang, atau penggunaan jalan lainnya.”

Baca Juga :  Dari Pohon Bunga Sakura Hingga Kolam Renang, Pilih Mana untuk Spot Foto Favoritmu di Waduk Cengklik Park?

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tuggal menimpa sebuah sepur kelinci di jalan desa Sempu, Kecamatan Andong.

Sepur kelinci yang memuat puluhan ibu dan anak- anak itu terbalik hingga mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia dan belasan lainnya terluka. Waskita

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com