JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Memanas, Sidang Penipuan Dana Beku Rp 65 Miliar Sragen Diwarnai Adu Mulut. Korban Ungkap Transfer Rp 430 Juta ke Ika Rini

Terdakwa kasus penipuan investasi berkedok pencairan dana beku, Haris Supriyadi saat dihadirkan di persidangan. Foto/Wardoyo

Mereka kemudian mengutarakan minta dicairkan Rp 65 miliar untuk membeli SPBU di Jatisumo, Sambungmacan yang kala itu akan dijual oleh pemiliknya.

Untuk membayarnya, terdakwa Haris menawari bisa mencarikan pinjaman uang sebesar Rp 45 miliar melalui Slamet Harjaka yang saat ini DPO Polres Sragen.

Untuk Rp 1 miliar dikenai biaya administrasi Rp 1 juta. Dengan iming-iming itu, membuat Paryanti tergiur.

Sehingga langsung memberikan uang Rp 45 juta. Namun dengan berbagai alasan dan janji, terdakwa kembali meminta uang berikutnya sebesar Rp 20 juta dan 15 juta.

“Total uang yang diberikan ke Haris Rp 80 juta yang diberikan tiga tahap. Setelah itu permintaan uang untuk pencairan pinjaman miliaran itu melalui terdakwa Ika Rini,” papar Paryanti.

Baca Juga :  Punya Ciri Khas, Sriyanto Saputro Sebut Karawitan Gaya Sragenan Akan Tetap Hits dan Asyik Dinikmati

Menurut Paryanti, terdakwa Ika Rini meminta uang dengan dalih untuk bank prioritas sebagai dana penjamin untuk pencairan Rp 65 miliar.

Dengan diketahui terdakwa Haris, Paryanti mentransfer uang ke terdakwa Ika Rini hingga 12 kali.

Diantaranya pertama memberikan uang Rp 100 juta, selanjutnya Rp 85 juta, Rp 50 juta, Rp 65 juta Rp 25 juta tiga kali.Rp 10 juta, Rp 5 juta tiga kali. Total uang dikirim melalui Ika Rini sebesar Rp 430 juta.

Baca Juga :  Jangan Panik, 90 % Ternak yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku Masih Bisa Sembuh. Ini Cara Penanganan dan Pencegahannya!

“Padahal untuk mendapatkan uang itu, saya harus gadaikan mobil, mencari pinjaman di rentenir hingga saat ini masih menanggung hutang dari kasus penipuan itu,” tutur Paryanti.

“Saya merasa tertipu. Dia bilangnya janji bulan ini mau kembalikan, bulan ini mau kembalikan, ternyata bohong,” ujar Paryanti.

Sidang akan kembali dilanjutkan Selasa (17/5/2022) mendatang dengan agenda menghadirkan saksi dari manager SPBU yang akan dibeli. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua