JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Hanya Diancam, Orangtua Siswi Korban Perkosaan Massal di Sragen Mengaku Sempat Ditawari Uang Rp 500.000 untuk Bungkam

Namun ternyata respon kepolisian juga tidak segera bergerak menuntaskan kasus itu. Bahkan tak ada upaya perlindungan terhadap korban maupun keluarganya.

“Kami koordinasikan juga bahwasanya nyawa dari klien kami tidak mendapatkan perlindungan. Kasihan mereka dalam satu hari sembunyi di tengah hutan. Kami hanya berkoordinasi untuk tetap tenang, jangan keluar dulu sampai posisi sudah nyaman,” terang Andar.

Yang menyesakkan, kliennya juga mendapat intimidasi dari beberapa pihak. Bahkan ada yang menuding kasus yang menimpa D hanya cerita karangan demi mencari uang.

“Padahal itu tidak benar. Karena kami memiliki bukti hasil visum dengan hasil terdapat luka pada kemaluan korban,” terangnya.

Sebelumnya, Kapolres AKBP Piter Yanottama menegaskan akan segera melakukan pengecekan kembali terkait proses pemeriksaan yang dilakukan tim Reskrim.

Baca Juga :  Punya Kelainan Seks, Kurir Paket di Sragen Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara!

Ia juga menyampaikan akan mempercepat penanganan dan penuntasan kasus itu. Hal itu disampaikan kepada wartawan, Selasa (17/5/2022).

“Segera kita akan lakukan pengecekan dengan teman-teman Reskrim untuk melihat dan tentunya menilai bukti bukti yang sudah diperoleh. Kita akan merumuskan kembali bukti-bukti lain,” paparnya.

AKBP Piter menjelaskan selain itu, pihaknya juga akan berkordinasi dengan JPU kaitannya dengan alat bukti dari proses penyidikan yang selama ini sudah dilakukan.

Koordinasi diperlukan untuk memastikan apakah alat buktinya sudah tepat atau belum.

Ditanya peluang penetapan tersangka, Kapolres menyebut sampai sejauh ini dari gelar perkara yang dilakukan mendasarkan data yang terkumpul, penyidik masih belum memiliki keyakinan bahwa yang terlapor itu dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Daftar Mutasi Terbaru TR Kapolri Malam Ini, Irjen Ferdy Sambo dan 9 Perwira Dicopot Lalu Dikotakkan. Berikut Daftar Lengkap 15 Perwira yang Dimutasi!

Akan tetapi, ia menggaransi bahwa proses pemeriksaan penyelidikan belum selesai. Menurutnya untuk menentukan tersangka tidak bisa gegabah lantaran harus berdasarkan bukti yang terkumpul.

“Kita berusaha profesional, cermat dan teliti karena menetapkan tersangka. Karena itu sesuatu yang sudah paripurna,” jelasnya.

Kapolres menambahkan label tersangka baru bisa ditetapkan ketika orang yang disangkakan sudah diyakini melakukan perbuatan pidana dengan diperkuat alat bukti.

“Tetapi sekali lagi, kita komitmen dan mempercepat proses ini dan menuntaskan kasus ini,” tegasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com