JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Awas!Rokok Elektrik Sama Bahayanya dengan Rokok Konvensional, Begini Pernyataan Resmi Pemerintah

”rokok elektrik itu sama bahayanya dengan rokok konvensional. Tidak ada bedanya risiko merokok konvensional dan elektrik, dua-duanya sama bahayanya baik itu sekarang dari segi sosial ekonomi maupun untuk masa depan masalah penyakit yang mungkin timbul dari aktivitas merokok elektrik,” jelas Wamenkes Dante Saksono Harbuwono melansir dari kemkes.go.id, Sabtu (4/6/2022).

Dikatakan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, konsumsi rokok elektrik di kalangan remaja turut berdampak pada tingginya prevalensi perokok elektrik di Indonesia.

Baca Juga :  Kronologi Bus Panca Tunggal Masuk Jurang di Gunung Pegat hingga Sebabkan 8 Orang Tewas

Dari hasil survei Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 menunjukkan prevalensi perokok elektrik naik dari 0.3% (2011) menjadi 3% (2021). Kemudian, prevalensi perokok remaja usia 13-15 tahun juga meningkat sebesar 19,2%.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono berharap temuan ini bisa menjadi landasan bagi para stakeholder dan masyarakat terutama orang tua untuk bersama-sama menghentikan aktivitas merokok terutama di kalangan remaja.

Baca Juga :  Alhamdulillah 144 KK Nikmati Air Bersih dari Sumur Hidraulik Ram Demopo Semagar Girimarto Wonogiri

Jika tidak segera dihentikan, kebiasaan buruk merokok pada generasi muda dikhawatirkan kian meningkat serta menimbulkan kesehatan serius di masa depan.

”Temuan survei GATS ini diharapkan bisa menjadi sarana edukasi berbasis keluarga supaya orang mau berhenti merokok dan mau membelanjakan uangnya untuk makanan bergizi dan kegiatan bermanfaat dibandingkan membeli rokok,” harap Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. Aris Arianto

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com