JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Harga Tak Wajar, Pembeli Sepeda dari Teguh Widodo Bisa Dijerat Pasal Penadah. Polisi Sedang Bergerak, Siap-Siap Saja!

Kapolsek mengungkapkan pelaku sempat tepergok warga saat mencuri sepeda angin di depan Masjid Miftakhurrohman Dukuh Kajok, Desa Karanganyar, Kecamatan Plupuh, Sragen pada 12 April 2022 silam sekitar pukul 04.20 WIB.

Saat itu, ada warga yang memergoki Teguh mengangkut sepeda gunung milik Sutimin yang tengah salat subuh.

Sempat dikejar, pelaku berhasil lolos. Namun sepeda gunung yang diangkut di dalam bronjong motornya berhasil diselamatkan warga.

“Dalam kejadian itu, ada dua orang saksi yang melihat aksi tersangka di depan masjid. Tersangka mengambil sepeda saat waktu Subuh. Sepeda angin itu diambil dengan cara dinaikan ke bronjong yang ada di motor tersangka,” ujar Kapolsek didampingi Kasi Humas AKP Suwarso saat memimpin konferensi pers ungkap kasus di Mapolres, Senin (20/6/2022).

Baca Juga :  Profil Lengkap Farel Prayoga, Penyanyi Cilik Viral yang Bawakan Lagu Ojo Dibandingke Saat HUT RI di Istana Merdeka!

Iptu Suparno menjelaskan usai mendapat laporan, tim Polsek bersama Resmob Polres Sragen langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran.

Berbekal ciri-ciri pelaku, polisi akhirnya berhasil membekuk pelaku ketika berpatroli untuk mengantisipasi kejadian serupa beberapa hari lalu . Saat itu juga pelaku langsung diamankan dan diinterogasi.

“Dalam pengembangan kasusnya, ternyata pelaku mengaku sudah mencuri sepeda di 30 TKP yang berbeda. Sepuluh TKP di Plupuh, lima TKP di Masaran, dua TKP di Kalijambe, satu TKP di Sidoharjo, delapan TKP di Gondangrejo Karanganyar, dua TKP di Kabupaten Sukoharjo, dan dua TKP di Klodran, Karanganyar,” jelas Suparno.

Baca Juga :  Fakta Baru, Tewasnya Buruh Pabrik Bata Ringan Bricon Sragen. Polisi Ungkap Tengkorak Pecah, Otak dan Organ Dalam Hancur

Ia menerangkan tersangka ini nyaman-nyaman saja mencuri sepeda di 30 lokasi karena memang sebelumnya belum pernah dihukum.

Hasil kejahatannya dijual di Pasar Semanggi, Solo, dan uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com