JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Save Bu Guru Suwarti, Fraksi PDIP Sragen Siap Iuran Bantu Pengembalian Gaji. Berharap Pusat dan Daerah Lebih Bijak!

Ia berharap semua OPD mencermati data-data kepegawaian secara detail dan tidak menunda-nunda proses pengajuan ke pusat.

Terkait kasus itu, Komisi IV selalu yang membidangi pendidikan, akan segera memanggil dinas pendidikan dan kebudayaan. Hal itu dilakukan untuk mengusut data detail berkas Bu Suwarti.

“Sehingga nanti akan bisa dicermati bagaimana secara aturan. Harapan kami ada titik temu yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Karena kami melihat ini bukan kesalahan Bu Suwarti tapi keteledoran dinas terkait,” tandasnya.

Sementara, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan pihaknya sudah berkirim surat ke BKN. Ia menyebut apa yang dilakukan Pemkab dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Sragen terhadap Suwarti, sudah sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Peringatan HKP, Pemkab Sragen Warning PNS Tak Coba-Coba Terlibat Radikalisme dan Gerakan Ekstrim. Ingat Sanksinya!

Karenanya ia mengatakan bahwa Bu Suwarti tetap harus membayar pengembalian gaji yang diperintahkan. Jika tidak membayar, maka harus ada donatur yang membayarkan.

“Tetap harus dibayar. Kalau tidak perlu mengembalikan berarti ada yang membayar. Karena tidak mungkin, sudah jelas harus membayar. Kalau beliau Bu Suwarti tidak bayar berarti harus ada donatur yang harus membayarkan,” paparnya kepada wartawan.

Ia berharap jika Bu Suwarti siap berjuang mencari keadilan, maka harus berjuang sama-sama untuk warga Sragen.

Akan tetapi ia meminta agar perjuangan yang dilakukan jangan menyalahi aturan dan regulasi yang berlaku.

“Makanya nanti setelah BKN datang biar lebih jelas. Karena kronologi dari awal dan sampai dengan akhir dikeluarkan keputusan itu ada jalan. Kalau perhitungan kami itu pengembaliannya sekitar Rp 90an juga nggak ada Rp 100 juta,” tandasnya.

Baca Juga :  Waspada, 6 Warga Sragen Jadi Korban Pembobolan Rekening. Tabungan Puluhan Juta Raib, Kapolres Ungkap Modus-Modusnya!

Bupati menambahkan Pemkab tidak dalam posisi akan membela Bu Suwarti atau BKN. Akan tetapi lebih pada bagaimana aturan yang berlaku.

Jika Bu Suwarti tetap tidak sanggup mengembalikan gaji, Bupati menyatakan siap pasang badan untuk mengembalikan. Namun semua akan dilihat setelah ada mediasi dengan BKN.

“Kalau Bu Suwarti setelah mediasi nanti tetap harus mengembalikan dan kalau nggak punya duit, yang mengembalikan nanti bupati,” tandasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com