JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fakta Baru, Korban Pengeroyokan Berdarah Warga PSHT Sragen Tambah Jadi 6 Orang. Dieksekusi di Krido Anggo dan Sragen Dok

Menurutnya, penetapan tersangka membuat situasi arus bawah yang sempat memanas, kini berangsur mulai kondusif.

“Kami mengapresiasi langkah Polres yang sudah menetapkan tersangka pengeroyokan yang menimpa salah satu warga kami. Suasana sudah kondusif dan kami tetap mengimbau semua kondusif,” paparnya kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Deni menguraikan saat ini kondisi korban yang masih berstatus pelajar, juga sudah berangsur membaik.

Meski sempat mengalami kekerasan akibat ditendang, dipukul, dikeroyok banyak oknum, kondisi korban kini sudah mulai pulih.

Saat ini, korban dalam proses pendampingan dari Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) Ranking Sambirejo.
Terkait kasus itu, pihaknya berharap insiden serupa tidak terulang kembali demi kondusivitas wilayah Sragen.

Baca Juga :  Ini Isi Lengkap Maklumat Ponpes Ta'mirul Islam Buntut Tewasnya Santri Dianiaya Senior di Sragen!

“Korban kondisinya sudah berangsur membaik. Cuma tinggal trauma psikisnya. Karena memang sempat dikeroyok, dipukuli dan ditendang sampai dilempar ke got,” ujarnya.

Terkait proses hukum terhadap para pelaku, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib.

Sementara, tim LHA PSHT Ranting Sambirejo, Amriza Khoirul Fachri menyampaikan penetapan tersangka itu didasarkan surat pemberitahuan dari Polres Sragen yang barusaja diterimanya.

Penetapan tersangka didasarkan laporan berdasarkan korban LPB 71/VII/2022/SPKT/Polres Sragen/Polda Jateng tanggal 15 Juli 2022.

Di mana saat itu, korban melaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh banyak oknum tak dikenal saat tengah nongkrong di Sragen Dok.

Baca Juga :  Santri Penganiaya Adik Kelas Hingga Tewas di Sragen Terancam 10 Tahun Penjara

“Berdasarkan pemberitahuan yang kami terima dari Polres Sragen, penyidik sudah menetapkan lima tersangka. Mereka ditetapkan tersangka atas dugaan pelanggaran pidana pasal 170 KUHP yakni bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Kelimanya masih di bawah umur dan notabene berasal dari oknum salah satu perguruan silat,” jelasnya.

Atas penetapan tersangka itu, pihaknya selaku pendamping korban juga mengapresiasi respon sigap Polres Sragen.

Diharapkan dengan penegakan hukum tersebut bisa memberikan rasa keadilan dan menjadi pembelajaran bersama agar kasus serupa tak terulang di kemudian hari. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com