JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geruduk DPRD, Puluhan Warga Kios Renteng Nglangon Sragen Tuntut Ganti Rugi. “Kehormatan dan Tanah Akan Dibela Mati-Matian!”

Namun ia meyakinkan tidak ada niatan ataupun program yang digulirkan pemerintah untuk merugikan masyarakat utamanya pemilik kios.

Karenanya ia berharap semua bisa memahami tujuan dan tidak mengungkit riwayat masa lalu soal tanah dan peralihan kios dan lain-lain.

Sebab pada prinsipnya, tanah yang ditempati pedagang adalah milik Pemkab. Sehingga jika dibangun kios sendiri pun hal itu sudah menyalahi ketentuan.

Pembangunan pasar terpadu sudah sesuai rencana detailnya dan lain-lain. Soal riwayat tanah dan kios, kami tidak ingin mengungkit masa lalu. Bagaimana terjadinya proses peralihan hak atas nama tersebut atas pembeli satu ke pembeli lain. Belum tentu penghuni saat ini belum tentu penghuni saat itu. Saya nggak ingin kalau ini kita ungkit akan jadi persoalan yang sangat-sangat menyalahi dengan tata perundangan yang berlaku,” tandasnya.

Baca Juga :  Sosok H Marno, Produsen Benih Padi Sukses Asal Sidoharjo Sragen (Bag 2). Terobsesi Angkat Derajat Petani

Ketua DPRD Sragen, Suparno menyampaikan terkait keinginan warga pemilik kios, diharapkan bisa dirembug untuk dicarikan solusi bersama.

Ia hanya menggarisbawahi bahwa secara prinsip pembangunan pasar terpadu di Nglangon itu dilakukan untuk penataan kota sesuai dasar hukum dan untuk meneruskan aset Pemkab.

“Harus kita dukung karena sudah masuk tahapan peraturan-peraturan yang ada, terutama Perda BPD, Perda RPJMD, visi misi bupati dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Saksi Mata Temukan Mayat Wanita di WKO Jam 02.00 Pagi. Jenazah Dibawa ke RS Boyolali
Ketua DPRD Sragen, Suparno. Foto/Wardoyo

Soal tuntutan ganti rugi, nantinya agar ditelusuri dulu oleh Pemkab bagaimana duduk persoalannya. Sebab dari perjalanan pembahasan antara Pemkab dan DPRD, memang tidak pernah mengalokasikan anggaran untuk ganti rugi.

“Kami hanya menganggarkan pembangunan Pasar Nglangon nilainya Rp 38 miliar, dengan target semangat menuntaskan atau memperbaiki sektor perekonomian. Pembangunan sudah mulai dan sekarang sudah diurug,” tandasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com