JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pernah Mendunia dengan Ritual Sex Mountain, Mualim Minta Segera Dibuat Buku Sejarah Makam Pangeran Samudera Gunung Kemukus. Ini Tujuannya!

Legislator asal Gesi itu juga memandang perlu adanya pembekalan terhadap para juru kunci.

Mereka diharapkan betul-betul bisa memandu dan bercerita tentang sejarah keberadaan makam dan tujuan ziarah agar tidak disalahpersepsikan.

Langkah itu dinilai penting untuk menjaga konsistensi Gunung Kemukus yang sudah dicanangkan sebagai wisata religi.

Mualim Sugiyono (kiri) didampingi kader Demokrat, Suyadi Kurniawan. Foto/Wardoyo

Terlebih komitmen tersebut sudah direspon pemerintah pusat dengan menggelontorkan bantuan dana puluhan miliar untuk merubah wajah baru Gunung Kemukus menjadi menarik seperti saat ini.

Baca Juga :  Keren, Pasar Bahulak dan Robot Penagih Pajak Sragen Masuk Nominasi IGA Award Nasional 2022

“Dengan gelontoran anggaran yang besar tentu pemerintah punya tujuan selain menarik para wisatawan juga agar tempat tersebut tidak digunakan untuk perbuatan yang dilarang oleh agama. Pengunjung yang datang pun juga punya niat murni berziarah dan berwisata,” urainya.

Seperti diketahui, selama berabad-abad, citra Gunung Kemukus memang lebih banyak diidentikkan dengan lokasi ziarah untuk mencari pesugihan.

Baca Juga :  2 Bulan Pemutihan, 25.765 Kendaraan Mati Pajak di Sragen Akhirnya Hidup Lagi

Nama Gunung Kemukus juga pernah menyedot perhatian dunia setelah mencuat di media Australia yang menulis Kemukus sebagai sex mountain atau gunung seks.

Pada artikel itu disebutkan Gunung Kemukus menjadi tempat ritual dan pengunjung yang ingin dikabulkan hajatnya konon harus melakukan dengan menjalani hubungan intim dengan wanita selain pasangan resminya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com