Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Viral, Tarif Ngepruk Bus Harta Sanjaya Plat Sragen Ramai Dikeluhkan. Sudah Mahal, Tiket AC Jadi Ekonomi, Dioper Lagi!

Tangkapan layar video tiktok curhatan penumpang Bus PO Harta Sanjaya AKAP yang dikeluhkan ngepruk dan fasilitas tak sesuai. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah bus berlabel Perusahaan Otobus (PO) Harta Sanjaya berpelat Sragen mendadak kembali viral di media sosial tiktok.

Pemicunya, bus AKAP berwarna biru bernopol AD 7123 QE jurusan Jakarta-Jatim itu diduga mematok tarif tak wajar alias ngepruk.

Tidak hanya itu, PO Bus yang disebut bermarkas di Masaran Sragen itu juga membuat kecewa penumpang karena fasilitas yang diterima tak sesuai dengan harga tiket yang dibeli.

Tragisnya lagi, sejumlah penumpang tujuan Jawa Timur juga diturunkan sebelum kota tujuan dan dioper ke bus lain.

Curhatan buruknya layanan dan mahalnya tarif Bus Harta Sanjaya itu diunggah oleh akun tiktok Andrik Pratama. Di video tertulis waktu diunggah pada tanggal 30-04-2022 atau diperkirakan pada momen Lebaran lalu.

Meski sudah hampir dua bulan, namun video itu kembali ramai dan viral menuai sorotan beberapa hari terakhir. Video itu diunggah dengan menyertakan tambahan narasi “Viralkan!!! Tarif gak sesuai dan dioper bis lain”. Dengan disertakan tagar #Hartasanjaya, #bushartasanjaya, #lebaran2022.

Dalam video tersebut, si pengunggah menggambarkan kekecewaannya dan sejumlah penumpang.

Naik bus dari Jakarta di oper Sragen ini bisnya, Harta Sanjaya platnya AD 7123 QE. Tujuan Ponorogo Rp 450.000 dioper” ujarnya sembari mengarahkan kamera ke beberapa penumpang yang terlihat berada di dekat bus.

Tangkapan layar salah satu penumpang Bus PO Harta Sanjaya asal Blitar yang mengeluhkan tiket mahal, fasilitas gak sesuai dan dioper bus lain. Foto/Wardoyo

Ia kemudian menanyai seorang penumpang tujuan Blitar. “Blitar Mas kena Rp 650.000. Tiketnya eksekutif tapi jadinya ekonomi, makan bayar sendiri,” jawab penumpang muda tersebut.

Si pengunggah kemudian melanjutkan kekecewaannya dengan menyebut pelayanan bus itu “nggilani”.

Beberapa penumpang lain juga mengalami hal yang sama. “Jember Rp 700.000 dioper lagi. Nggak papa ya Pa. Sabar ya Pak,” ujarnya seraya menenangkan.

Kemudian ada pria paruh baya yang naik dengan tiket tujuan Jombang juga menyebut ditarik Rp 750.000. Mereka mayoritas kecewa karena tarif semahal itu tidak diimbangi dengan fasilitas AC seperti yang ditawarkan.

Belum lagi, mereka terpaksa harus diturunkan sebelum tujuan dan rencana akan dipindahkan ke bus lain.

Video itu pun tak ayal langsung viral dan kini masih menjadi perbincangan di dunia Maya.

Hingga Kamis (21/7/2022), video tiktok tarif ngepruk Harta Sanjaya itu dijempol oleh 99.100 kali, mendapat 6937 komentar dan 2589 kali dibagikan. Wardoyo

Exit mobile version