JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Anggota Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo. Gibran Geram Desak Personel Paspampres Minta Maaf

Hari kemudian menjelaskan kronologi tersebut. Hingga akhirnya melakukan pemukulan pada warga yang merupakan seorang sopir truk.

“Di lampu merah, sudah merah tapi kami maksain maju. Terus dari depan mobil udah nutup. Kalau mukul saya aku salah saya khilaf. Untuk SIM nya itu dari rental biar komunikasi lebih lanjut,” terangnya.

Hari mengakui yang meminta SIM adalah pengemudi rental mobil bukan Paspampres. Kemudian saat kejadian tidak dalam posisi urgent.

“SIM sudah dikembalikan. Karena yang nahan SIM dari pihak rental bukan dari saya langsung. Siap tidak ada (posisi urgent), iya (murni kesalahan),” tandasnya.

Baca Juga :  Respon Gibran Usai Dicium Relawan: Rasah Dielingke, Aku Trauma

Sementara itu Gibran, menganggap bahwa permasalahan tersebut belumlah selesai.

“Bagi saya belum selesai, minta maafnya karena beritanya viral. Kalau ga viral mereka gak mungkin minta maaf. Saya sih gak terima warga saya digituin, dia gak salah. Paspampresnya juga dalam posisi tidak mengawal siapa- siapa, tim advance, tugas di kediaman ( mengangguk),” jelas Gibran.

Ditanya soal sanksi, Gibran enggan memberikan komentar karena perihal sanksi wewenang komandan Paspampres.

Baca Juga :  Pernikahan Kaesang dan Erina, Jokowi: Persiapan Sudah 99 Persen

“Sanksi tanya komandannya. Ganti rugi sudah ada yang ngurus. Kalau perlindungannya urusanku tanggung jawabku. Tanggung jawab saya melindungi warga saya yang dipukul, CCTV nya sudah saya pegang juga jelas banget kejadiannya kasar banget. Sudah saya pegang videonya kejadiannya juga di dekat rumah saya bayangkan, saya malu banget tugasku melindungi warga,” tegasnya. Ando

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com