JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Profil Karier Ferdy Sambo, From Hero to Zero. Sempat Digadang Jadi Kapolri, Tapi Kini…

Irjen Ferdy Sambo dalam berbagai potret. Foto kolase/Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama Irjen Ferdy Sambo benar-benar menjadi sorotan. Tak hanya di lingkungan korps Polri, jenderal bintang dua yang barusaja Dilengser dari jabatan Kadiv Propam itu kini hampir menjadi buah bibir masyarakat Indonesia dan dunia.

Bukan lagi karena prestasi-prestasi moncernya. Kali ini, sang jenderal Sambo tersohor berkat tragedi pembunuhan ajudannya, Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Berbagai kejanggalan dan dugaan ketidakberesan yang mengiringi kematian Brigadir J membuat emosi publik membuncah.

Bahkan Kapolri dan Presiden Jokowi sampai turun tangan berulangkali meminta agar penanganan kasus Brigadir J dibuka transparan dan diusut tuntas tanpa ada yang ditutupi.

Desakan publik yang makin menguat membuat Sambo akhirnya dilengser menjadi Pati Yanma Polri. Lesatan kariernya yang begitu moncer bak hilang ditelan bumi dan hancur lebur oleh kasus ini.

Pencopotannya dari Kadiv Propam dinilai banyak pihak sebagai akhir dari karier sang jenderal kelahiran Sulsel itu.

Sekadar tahu, sebelum kasus tersebut, nama Sambo banyak disebut sebagai salah satu potensi besar yang berpeluang meraih jabatan tertinggi di korps Bhayangkara.

Mengulik Wikipedia, Sambo lahir pada 9 Februari 1973 di Barru, Sulawesi Selatan. Lahir dengan kebesaran nama sang ayah yang pernah jadi jenderal, Mayor Jenderal Polisi (Purn.) Pither Sambo, Sambo akhirnya masuk ke Akpol.

Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Ia kemudian melanjutkan ke PTIK dan lulus tahun 2003.

Merampungkan Sespimen 2008, Sambo pun makin bersinar seusai menamatkan pendidikan Sespimti di 2018.

Karier Melejit

Mengawali karier sebagai Pama Lemdiklat Polri pada 1994, nama Sambo bak meteor garden yang melejit dalam karier. Nyaris tak pernah tersentuh tugas ke luar Jawa.

Tak butuh waktu lama, ia langsung menanjak menduduki Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur pada 1999.

Lantas ia naik jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar di 2003.

Kegemilangan Sambo makin terpancar saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat mulai 2010 hingga naik lagi menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri 3 tahun silam atau di 2019.

Baca Juga :  Satu Korban Helikopter di Belitung Berasal dari Sragen, Ini Janji Kapolri!
Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo bersama para ajudannya. Foto/Istimewa

Sambo bersinar berkat menangani kasus Bom Sarinah Thamrin 2016, lantas mengungkap Kopi mengandung racun sianida di tahun yang sama.

Penangkapan dan Pengungkapan kasus Surat Palsu DPO Joko Tjandra 2020 dan
pengungkapan Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI 2020 menjadi dua prestasi terakhir yang mengantarnya promosi mendapat bintang dan meraih jabatan prestisius sebagai Kadiv Propam Polri.

Kandidat Kuat Kapolri

Ferdy Sambo bisa dibilang menjadi Irjen Pol berusia paling muda dibandingkan perwira-perwira bintang 2 lainnya di Polri.

Ferdy Sambo hanya butuh dua bintang lagi untuk menggantikan jabatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Namun insiden penembakan itu seolah menjadi akhir dari kisah kehebatan sang jenderal.

Irjen Pol Ferdy Sambo. Foto/Wardoyo

Bak pepatah form Hero to zero, Ferdy Sambo yang dulu digadang-gadang mampu meraih tampuk tertinggi di Polri kini seolah berada di titik karier terendah.

Bahkan Irjen Ferdy Sambo kini menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim khusus bentukan Kapolri.

Pakar hukum , Refly Harun menyebut sebenarnya Irjen Ferdy Sambo adalah jenderal yang berpotensi menjadi Kapolri.

Bahkan Ferdy Sambo disebut sebagai bintangnya pangkat Inspektur Jenderal atau Irjen di Mabes Polri.

“Seorang Ferdy Sambo konon dianggap sebagai bintangnya Irjen. Dia disebut calon Kapolri, karena dia angkatan muda, akpol kelahiran 1973,” ujarnya.

Bisa Jadi Tersangka

Namun, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyampaikan setelah penetapan Bharada E sebagai tersangka, nasib Sambo pun kini bisa dibilang dalam bahaya.

Jika penyidik memiliki cukup bukti keterlibatan Irjen Ferdy Sambo, maka tidak menutup kemungkinan ia akan dimintai pertanggungjawabannya.

Bahkan menurut Sugeng, Jika penyidik memiliki bukti yang kuat, maka Irjen Ferdy Sambo juga bisa ditetapkan sebagai tersangka seperti Bharada E.

Irjen Ferdy Sambo diperiksa sebagai saksi untuk dugaan tindak pidana pembunuhan yang telah menetapkan tersangka Eliezer sebagai pelakunya. Pemeriksaan ini apabila penyidik menemukan bukti cukup, bisa memungkinkan Irjen Ferdy Sambo diminta pertanggungjawabannya juga.”

Baca Juga :  APBD 2023 Sragen Digedok, Belanja Dipatok Rp 2,5 Triliun, Kekurangan Anggaran Rp 350 Miliar
Irjen Ferdy Sambo. Foto/Wardoyo

“Bahkan apabila terdapat bukti yang kuat, maka Irjen Ferdy Sambo bisa ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sugeng dalam tayangan Live Progam ‘Kompas Siang’ Kompas TV, Jumat (5/8/2022). (Wardoyo/Tribunnews)

Profil Lengkap Ferdy Sambo:
Nama lengkap: Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, S.H., S.I.K., M.H.
Lahir: 9 Februari 1973 (49 th)
Tempat lahir: Barru, Sulawesi Selatan
Istri: drg. Putri Candrawati
Orang tua
Mayor Jenderal Polisi (Purn) Pither Sambo

Riwayat pendidikan:
Akademi Kepolisian (1994)
PTIK (2003)
Sespimen (2008)
Sespimti (2018)

Riwayat jabatan:
Pama Lemdiklat Polri (1994)
Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur (1995)
Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995)
Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997)
Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997)
Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999)
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001)
Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003)
Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004)
Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005)
Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007)
Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008)
Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010)
Kapolres Purbalingga (2012)
Kapolres Brebes (2013)
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015)[1][2]
Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri[3] (2016)
Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016)[4]
Koorspripim Polri (2018)
Dirtipidum Bareskrim Polri (2019)
Kadiv Propam Polri (2020)
Pati Yanma Polri (2022)

Deretan Kasus yang Pernah Ditangani:
Bom Sarinah Thamrin 2016
Pengungkapan kss Kopi mengandung racun sianida 2016
Pengungkapan kss Perdagangan Orang Jaringan Timur Tengah 2018
Penangkapan dan Pengungkapan kss Surat Palsu DPO tsk Joko Tjandra 2020
Pengungkapan kss Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI 2020
Sumber: Wikipedia

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com