JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

2 Bocah Tewas di Kahyangan Dlepih Tirtomoyo Wonogiri, Begini Kronologinya

Kahyangan Dlepih Tirtomoyo
Evakuasi korban tewas di Kahyangan Dlepih Tirtomoyo Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua bocah tewas di Kahyangan Dlepih Tirtomoyo Wonogiri, Sabtu (24/9/2022).

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono mengatakan, sekitar pukul 17.00 WIB, diterima laporan warga tentang penemuan mayat di aliran sungai Kahyangan Dusun Dlepih RT 2 RW 8 Desa Dlepih Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri.

Ada dua mayat yang ditemukan. Keduanya masih bocah belasan tahun.

“Korban yakni FE (11) pelajar kelas 6 SD warga Dusun Bangunsari Desa Dlepih Tirtomoyo Wonogiri, dan FA (13), pelajar kelas 8 SMP, warga Dusun Sumberejo Desa Dlepih Tirtomoyo Wonogiri,” ungkap Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono.

Baca Juga :  Catat!Daftar Kabupaten di Jateng Berpotensi Hujan Petir Menurut Prakiraan Cuaca Jateng Rabu 1 Februari 2023

Kronologi kejadian pada hari Sabtu tanggal 24 September 2022 sekitar pukul 14.30 WIB kedua korban dan sejumlah teman bersama sama memancing ikan di aliran sungai Kahyangan.

Sekitar pukul 17.00 WIB 2 rekan korban berlari ke pemukiman warga Desa Dlepih untuk minta tolong kepada warga. Mereka mengatakan kedua temannya telah terjatuh ke dalam sungai.

Kemudian warga datang untuk menolong tetapi kedua anak tersebut telah meninggal dunia lalu warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tirtomoyo.

Kapolsek Tirtomoyo Iptu Utami memerintahkan Kspkt Aiptu Joko Haryono , Kanit Reskrim Bripka Setyo Wasisto.dan Kanit Intelkam Bripka Ryan bersama anggota Koramil, petugas Medis Puskesmas Tirtomoyo II mendatangi TKP,” beber dia.

Baca Juga :  Awal Februari 2023, Cek Dulu Prakiraan Cuaca Soloraya Rabu 1 Februari 2023

Setelah dicek visum luar oleh petugas medis Puskesmas Tirtomoyo II yang juga disaksikan oleh Anggota Polsek dan Anggota Koramil Tirtomoyo, tidak diketemukan bekas luka ataupun tanda penganiayaan pada tubuh kedua korban. Dinyatakan kedua korban murni kecelakaan / tenggelam (kalap). Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Keluarga kedua korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah selanjutnya keluarga korban membuat pernyataan,” jelas dia. Aris Arianto

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com