JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Bermodal Pistol Mainan Rp 20.000, Pria Ini Sempat Sukses Merampok di 8 TKP. Biar Berani, Nenggak Miras Sebelum Beraksi

Darmadi dan Satriya saat diinterogasi Kapolsek Gayungan Polrestabes Surabaya / tribunnews

SURABAYA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hanya bermodal pistol mainan yang dibelinya di pasar loak seharga Rp 20.000, Darmadi dan Satriya berhasil merampok di delapan lokasi dan membuat keder para korbannya.

Namun, duo yang telah beraksi di tiga kabupaten dan satu kota di kawasan Jatim itu akhirnya bernasib sial jua. Keduanya ditangkap oleh Tim Antibandit Polsek Gayungan Polrestabes Surabaya.

Keduanya ternyata tinggal di kawasan Kecamatan Semampir, Surabaya. Satriya Sigit Nugraha (25) merupakan warga Groboan, Jateng, yang bertindak sebagai joki motor sarana aksi.

Dulunya, ia  menggantungkan hidup dari mengamen, namun akhirnya kepincut menjadi perampok.

Sementara rekannya, Darmadi (27) merupakan warga Karawang, Jabar yang bertindak sebagai eksekutor intimidasi perampasan dan perampokan. Dulunya ia merupakan penyedia jasa hiburan badut pesta, yang kemudian beralih profesi.

Selama beraksi, Darmadi kerap membawa sebuah benda menyerupai pistol revolver, yang sebenarnya merupakan alat pemantik api gas laiknya digunakan menyalakan rokok.

Biasanya pistol tersebut dipegang menggunakan kedua tangan lalu diarahkan ke tubuh para korban yang akan dirampas harta bendanya.

Dengan cara demikian, Darmadi dapat mengintimidasi korbannya agar takut dan mengikuti setiap permintaan dirinya untuk memperoleh harta benda yang diinginkannya.

“Cuma saya angkat begini,” ujar Darmadi, seraya memperagakan cara dirinya mengintimidasi korban menggunakan pistol mainannya, di halaman Mapolsek Gayungan, Surabaya, Senin (26/9/2022).

Dua unit pistol mainan berbentuk revolver yang begitu mengkilap warna silvernya itu, dibelinya dari pasar loak di kawasan Jalan Gembong, seharga Rp 20.000.

Baca Juga :  5 Orang Jadi Korban Miras Oplosan di Tasikmalaya, 2 Meregang Nyawa

Mengandalkan alat seharga puluhan ribu tersebut, pemuda bertubuh setinggi 170 cm itu, dapat menakut-nakuti korbannya agar menyerahkan uang hingga puluhan juta rupiah.

“Pistol mainan saya beli di Gembong, iya korek, cuma Rp 20.000,” jelasnya.

Disinggung mengenai keberaniannya untuk melakukan perampokan di sejumlah lokasi, Darmadi mengakui, dirinya bersama Satriya selalu menenggak minuman keras (miras) jenis arak, agar keberaniannya semakin menebal.

“Saya berani beraksi merampok karena minum arak Bali,” katanya.

Rencananya uang hasil rampokannya selama ini akan digunakannya sebagai modal untuk membuka bisnis usaha tempat menjahit busana pakaian.

Darmadi mengaku, memiliki kemampuan menjahit yang akan disalurkannya dengan membuka gerai tailor, namun setelah uang tabungannya berasal dari hasil merampok selama ini terkumpul.

“Hasilnya, rencananya buat kehidupan sehari-hari. Dan buat modal jahit, buka tempat jahit,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gayungan Polrestabes Surabaya Kompol Suhartono mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tersangka Darmadi kurun waktu 4,5 jam, dari laporan insiden perampokan minimarket di kawasan Gayungan yang dilakukan korban sekitar pukul 00.00 WIB, Senin (19/9/2022).

Setelah dilakukan serangkaian pencarian oleh petugas, hingga ke kawasan Jalan Sidotopo. Akhirnya, Darmadi berhasil ditangkap saat sedang mengisi bensin di sebuah SPBU kawasan Jalan Sidotopo, Surabaya, sekitar pukul 04.30 WIB.

“Senin 19 September 2022, pukul 16.45 WIB pelaku SSN terlihat melintas keluar dari warkop Jalan Sidoyoso Wetan Gang lll, lalu kami amankan,” ujarnya saat ditemui awak media di Mapolsek Gayungan.

Baca Juga :  Tega Cabuli 4 Santri, Pimpinan Pondok Pesantren di Jember Ditangkap Polisi. Korban Digarap di Studio Pondok

Berikut rekam jejak aksi kejahatan Darmadi dan Satriya di delapan lokasi dari empat kabupaten kota yakni Sidoarjo empat lokasi, Mojokerto satu lokasi, Pasuruan satu lokasi, dan Surabaya dua lokasi.

1) Jumat (2/9/2022) pukul 23.30 WIB, merampok di SPBU Jalan Jenggolo Sidoarjo, dapat Rp300 ribu.

2) Sabtu (3/9/2022) pukul 01.30 WIB, membegal pemotor di Jalan Buduran, Sidoarjo, memperoleh motor Vario

3) Sabtu (3/9/2022) pukul 02.30 WIB, merampok di SPBU Jenggolo, Sidoarjo, dapat satu juta rupiah.

4) Sabtu (3/9/2022) pukul 04.30 WIB, merampok minimarket Jalan Sukorejo Pasuruan, dapat tiga juta rupiah.

5) Sabtu (18/9/2022) pukul 09.00 WIB, merampas ponsel dua orang, di Jalan Raya Mojokerto-Sidoarjo, lalu dijual ke Sepanjang, Taman, Sidoarjo seharga Rp200 ribu dan Rp500 ribu

6) Minggu (18/9/2022) pukul 22.40 WIB, merampok minimarket di Jalan Ketintang Madya No. 73, Gayungan, Surabaya, dapat Rp160 ribu

7) Minggu (18/9/2022) pukul 23.50 WIB, merampok di minimarket di Jalan Gayungsari Barat, dapat Rp 270 ribu dan sebuah ponsel milik karyawan Iphone X

8) Senin (19/9/2022) pukul 01.00 WIB, merampok di toko kecil, Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo, dapat Rp25 juta.

www.tribunnews.com

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com