JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Densus 88 Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Ini Peran Masing-masing

Kemudian inisial M merupakan eks dari kelompok inisial MD, pelaku penyerangan Mapolda Riau pada 2018.

Ia melakukan idad sebanyak dua kali di Riau pada awal 2020. Ia juga melakukan survei lokasi idad di perkebunan sawit di Dumai.

Kemudian tersangka MA melakukan idad sebanyak dua kali pada 2020. Ia juga mensurvei perkebunan sawit.

Tersangka ITZ merupakan eks dari kelompok inisial MD. ITZ juga melakukan idad sebanyak dua kali dan melakukan survei di perkebunan sawit.

Adapun WI merupakan kelompok anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Provinsi Riau. Ia merupakan amir dari dikelompoknya sekaligus pembina Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Indragiri Hulu. WI ingin menjadikan kebunnya sebagai tempat idad bersama dengan kelompoknya Indragiri Hulu.

Baca Juga :  Dikaitkan dengan Ismail Bolong, Kabareskrim: Tanya Jajaran Propam Soal Kelakuan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan

“Ia juga  berencana membantu keuangan untuk pembangunan penampungan akhwat milik Hasri Yahasfar,” katanya.

Hingga saat ini, kesembilan tersangka masih dalam pemeriksaan.

Kemudian penangkapan kedua dilakukan pada Jumat, 16 September 2022, sekitar pukul 06.50-11.20 WIB. Densus 88 Antiteror Polri menangkap empat tersangka teroris dengan insial S, A, ES, dan AF. Pada 2013 keempat orang tersebut menghadiri pertemuan bidang bayan di wisata dakwah gofur.

Baca Juga :  Gempa Cianjur Dijadikan Objek Wisata Bencana, Warga Pun Pasang Papan Pengumuman

AF juga merupakan pemilik sebuah yayasan yang berafiliasi dengan Jamaah Islamiyah. Kemudian pada 2018, AF mengikuti pertemuan di salah satu hotel di Padang, Sumatra Barat.

“FA juga mengikuti weapon training di Aceh Tamiang pada akhir 2018,” kata Ade.

www.tempo.co

 

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com