JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Kurangi Potensi Longsor di Jumantono, Mahasiswa KKN 128 UNS Lakukan Aksi Penghijauan

Perwakilan mahasiswa KKN 128 UNS, Muh Azis Mustofa (kiri) secara simbolis menyerahkan bibit tanaman penghijauan kepada Kepala SMP Negeri 3 Jumantono, Supardi, S.Pd  / Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebagian wilayah di Karanganyar memiliki kontur perbukitan. Ditambah dengan jenis tanahnya tanah liat litosol cokelar kemerahan, tak heran jika wilayah Karanganyar rentan terhadap bahaya longsor.

Data dari Badan Pusat Statistik setempat menyebutkan, tanah litosol yang mendominasi wilayah Karanganyar, khususnya di Kecamatan Jumantono, mempunyai kedalaman efektif tanah dangkal.

Mahasiwa KKN Kelompok 128 UNS berfoto bersama dengan sebagian siswa SMP Negeri 3 Jumantono usai menanam pohon untuk penghijauan / Istimewa

Lantaran topografi yang bergelombang serta kemiringan tanah lebih dari 40%, maka daerah tersebut idealnya ditanami dengan tanaman berakar tunggang.

“Tanaman berakar tunggang ini memiliki nilai ekonomi tinggi, sekaligus berfungsi sebagai tanaman pelindung,” ujar Ketua KKN Kelompok 128 UNS, Petrus Rinto Jati Nugroho.

Baca Juga :  Sambut Hari Guru Nasional 2022, JSIT Jateng Gelar Doa Bersama

Mengingat bahwa tanah berjenis litosol cokelat memiliki tingkat erosi yang agak tinggi menurut Soni, penghijauan sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya meminimalisir tingkat erosi terutama tanaman yang berkayu dan berakar tunggang.

Berangkat dari kenyataan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 128 UNS melakukan aksi penanaman bibit durian dan alpukat di Jumantono.

Dijelaskan, aksi penanaman pohon tersebut mengambil lokasi di SMP Negeri 3 Jumantono, Desa Gemantar, Kecamatan Jumantono, Karanganyar.

Petrus Rinto menjelaskan, penanaman pohon tersebut dilakukan di lingkungan SMP Negeri 3 Jumantono, karena sekaligus untuk mengedukasi para siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan alam.

Baca Juga :  Hari Guru Jadi Momentum Jalin Keakraban di SD Marsudirini Surakarta

“Seluruh siswa di sana kebagian menanam satu bibit pohon durian atau alpukat,” papar Petrus.

Melihat bahwa pohon buah durian dan alpukat memliki multi manfaat, termasuk melindungi dan memperkuat tanah, dua jenis tanaman tersebut yang dipilih sebagai tanaman penghijauan.

Untuk diketahui, tim KKN Kelompok 128 UNS terdiri dari 10 personel yang masing-masing adalah Petrus Rinto Jati Nugroho (Ketua), Nur Janah Fatmawati, Chyntia Amalia Setyabudi, Soni Setyo Nugroho, Nadia Nur Cahyani, Muh Azis Mustofa, Annisa Cahyaning Rizki, Ismah Nailil Muna, Nur Alya Rachman dan Muhammad Hafidz Insani. Redaksi

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com