JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Pecel Gendar dan Bubur Sum-sum Warung Mbok Samini di Boyolali, Sungguh Nikmat

“Sudah puluhan tahun jualan di sini,” katanya.

Kuncinya, dia tak pernah mengubah-ubah resep masakan. Sayur rebus yang digunakan juga sama, bayam, kubis, selada air dan tauge rebus. Nikmatnya lagi ditambah mie goreng. Satu piring gendar dan bubur pecel dibanderol Rp 4 ribu.

“Minumannya bisa mengambil air putih gratis, kalau rujakan hanya Rp 1,5 ribu/ gelas.”

Rujakan ini rasanya cukup unik dan nikmat. Yakni perpaduan jahe, serai, kayu manis, pandan dan toping kelapa muda. Rasa manis yang pas, gurihnya kelapa dan hangatnya jahe. Menambah gobyos setelah menyantap gendar dan jenang pecel.

Baca Juga :  Jelang Natal dan Akhir Tahun, Harga Telur di Boyolali Melonjak

Selama ini, Samini membuat sendiri seluruh bahan-bahannya. Semua diracik dalam kondisi segar. Pukul 01.00 sudah bangun dan mulai memasak. Bikin sambalnya dulu karena sehari habis enam kilogram sambal kacang. “Jadi fresh terus. Yang jadi ciri khas ya sambalnya itu. Rasa rumahan katanya. Baru paginya ke pasar dan mulai racik-racik. Nanti dibantu suami saya, Sumanto.”

Baca Juga :  Siap-siap, Boyolali Bakal Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok. Awas Ada Sanksinya, Lho!

Dia mulai membuka lapak bakda duhur. Belum sampai pukul 15.00, dagangannya sudah habis. Dalam sehari dia bisa membuat 6 kilogram beras untuk gendar. Serta satu kilogram tepung beras untuk bubur sum-sum. Ada juga gorengan tahu kempong yang renyah, cukup Rp 1 ribu/ biji. Waskita

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com