JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Peduli Warga Terdampak Langsung Kenaikan BBM,  Pemkab Karanganyar Siapkan Bantuan 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono MM usai menyampaikan KUA PPAS / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang baru saja diberlakukan, mendorong pemerintah daerah turut peduli untuk memberikan bantuan.

Kali ini, Pemkab Karanganyar menyiapkan anggaran Tak Terduga dari APBD guna memberikan bantuan kepada warga yang terdampak langsung kenaikan BBM, yakni tukang ojek, sopir angkot dan sejenisnya.

Adapun besaran bantuan sedang dirumuskan sekaligus menghitung cermat jumlah warga yang layak menerima bantuan.

Untuk bantuan terdampak BBM tersebut diberi istilah bantalan bukan bantuan yang mana peruntukkannya untuk menopang warga yang terdampak langsung kenaikan harga BBM,” ungkap Bupati Karanganyar Juliyatmono MM, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga :  Serunya Wisata Bersama Keluarga All New Honda BR-V di Tawangmangu

Menurut Bupati, bantalan sosial itu perannya sebagai pelengkap dari berbagai bantuan yang asalnya dari pemerintah pusat seperti bantuan langsung tunai (BLT), ataupun bantuan sosial umum (BSU).

Bantuan dari pusat itu lebih bersifat umum untuk warga miskin, sehingga berbeda jauh dengan bantalan sosial.

Untuk itu, lanjut Bupati, penentuan jumlah warga terdampak langsung kenaikan BBM sangat vital sesuai profesinya agar tepat sasaran. Sebab bantuan itu bukan semata untuk bantuan  warga miskin.

Baca Juga :  Bus Terjun ke Jurang 7 Tewas di Tawangmangu, Ternyata Rem Sudah Blong Sejak Awal. Sempat Nabrak Kendaraan Lain Sebelum Kejadian

“Mengapa dipilih warga terdampak langsung dan bukan warga miskin secara umum, karena warga terdampak langsung itu selalu terkorelasi dengan pekerjaannya yakni tukang ojek sopir angkot dan sejenisnya setiap hari jelas membeli BBM,” tandas Bupati.

Sedangkan alokasi anggarannya diambilkan dari mata anggaran Tak Terduga yang bersumber dari APBD. Namun untuk besaran nilai bantuan per orang diukur dari jumlah pet orang.

“Ya tentunya disesuaikan kemampuan APBD karena sifatnya bantalan sosial,” pungkas Bupati. Beni Indra

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com