JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Diduga Terlibat Kasus Penipuan, Ketua Komisi D DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko Ditangkap Polisi

Ketua Komisi D DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko / tempo.co

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketua Komisi D PDRD Kabupaten Bantul, Enggar Suryo Jatmiko ditangkap polisi, Jumat (30/9/2022) karena diduga terlibat kasus penipuan.

Enggar Suryo Jatmiko disebut terjerat kasus penipuan atau penggelapan atas laporan seseorang bernama Harjiman pada Maret 2022.

“Korban melaporkan ESJ (Enggar Suryo Jatmiko) atas peristiwa penipuan dengan kerugian Rp 150 juta yang terjadi bulan Januari 2018,” kata Juru Bicara Polda DIY, Komisaris Besar Polisi Yuliyanto, Sabtu (1/10/2022).

Yuliyanto tak merinci kasus penipuan apa yang menjerat kader Partai Gerindra itu. Namun dia memastikan penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi sebelum menangkap dan menetapkan Enggar ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, polisi menjerat yang bersangkutan dengan pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Baca Juga :  Tepis Tudingan Adanya Keretakan,  Anies Bersama NasDem dan PKS Kumpul Bareng di Kantor Demokrat

Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DIY menyatakan dari informasi yang diterima pihakya, kasus yang menjerat kadernya merupakan ranah pribadi dan tak berhubungan dengan kepartaian.

Sekretaris DPD Gerindra DIY Dharma Setiawan, menyatakan mereka tak akan memberikan bantuan hukum kepada Enggar.

Dharma pun menyatakan bahwa partainya menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Karena dari informasi kami kasus itu tak berhubungan dengan partai dan murni kasus pidana, maka partai tak ikut campur atau memberi bantuan hukum dan menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada kepolisian,” kata .

Dharma menambahkan, pihaknya mendapat informasi kader itu tak merespon pemanggilan polisi berulang kali sehingga dilakukan penjemputan paksa di rumahnya.  Dia pun menyatakan bahwa mereka masih mengkaji untuk memberikan sanksi kepada Enggar.

Baca Juga :  Kasus Pembakaran Al Quran, Menlu Retno Tawarkan Dialog Pluralisme ke Dubes Swedia

“Untuk sanksi kepartaian, kami masih mengkaji lebih lanjut, yang jelas sanksi terberat adalah pemecatan dari partai,” kata Dharma.

Langkah awal yang dilakukan Gerindra DIY saat ini mengirim tim untuk mendalami kasus itu dan memberitahukan kepada pengurus pusat terkait langkah yang perlu ditempuh.

Enggar Suryo Jatmiko merupakan Anggota DPRD Bantul dari Dapil I pada Pemilu 2019. Dia juga sempat terpilih pada periode 2014-2019. Enggar bahkan sempat disebut sebagai anggota DPRD Bantul termuda karena masih berusia 31 tahun saat terpilih pada 2014. Dia saat ini tercatat sebagai Ketua Komisi D DPRD Bantul.

www.tempo.co

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com