BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Babinsa dituntut aktif membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat di wilayah binaan.
Mulai dari perbaikan rumah, pertanian hingga pelatihan PBB dan wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada para pelajar hingga mediasi permasalahan warga.
Seperti dilakukan Babinsa Koramil 03/Mojosongo Kodim 0724, Serma Sugito. Dirinya bersama warga melaksanakan gotong-royong perbaikan rumah milik Ahmad Saebani (52) di Dukuh Ngunduhrejo, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo Boyolali.
Menurut Serma Sugito, kegiatannya membantu merenovasi rumah warga ini merupakan salah satu upaya untuk terus menjalin kebersamaan dan kerjasama dengan warga yang ada di wilayah binaan guna untuk meringankan beban warganya.
“Kegiatan ini wujud kinerja Babinsa, untuk terus menjalin kebersamaan dengan warga di wilayah binaan masing- masing,” katanya, Jumat (23/12/2022).
Selain itu sebagai ajang silaturahmi, untuk menciptakan keharmonisan dan keakraban. Sebelum terjun ditengah-tengah masyarakat, sebagai Babinsa harus memiliki bekal yang matang.
Baik itu mentalnya, pengetahuan umum, agama, budaya dan rasa solidaritas terhadap perkembangan yang ada di lingkungannya.
Sementara itu, Ahmad Saebani yang rumahnya diperbaiki secara bergotong royong itu sangat berterima kasih.
“Terimakasih Pak Babinsa yang setia hadir dan membantu merehab rumah, saya ucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.
Berbeda dengan Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Sertu Slamet Facrudin. Babinsa ini justru mengunjungi sekolah, guna memberikan materi Wasbang dan Latihan PBB kepada siswa-siswi MTsN 2 Nogosari di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda kepada Bangsa dan Negara Indonesia. Sekaligus membentuk mental agar para siswa-siswi berani tampil dalam suatu kegiatan apapun,” kata Sertu Slamet Facrudin.
Ditambahkan, sebagai seorang Babinsa, senantiasa harus dapat melakukan pembinaan teritorial secara professional. Hal tersebut merupakan salah satu fungsi utama TNI dari panggilan tugas untuk menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI.
Dia juga mengimbau agar para siswa semakin meningkatkan kreatifitasnya. Semakin rajin belajar, membantu orang tua, rajin beribadah, rajin berolah raga dan menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri.
“Perhatikan pergaulan yang positif, jangan sampai mendekati bahkan mengonsumsi miras atau alkohol, narkoba dan obat terlarang lainnya.” Waskita