SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gegara tersambar bus AKAP Surabaya-Yogya di pengkolan Dusun Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (25/7/2023), seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia.
Dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Adisucipto sekitar pukul 22.30 WIB itu, pengendara mengalami luka-luka dan kini tengah menjalan perawatan di RS Bhayangkara.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sleman Iptu Catur Bowo Laksono mengatakan, kronologi kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor Honda Vario nopol AA 3568 EP yang dikendarai AS (24) warga Wonosobo berboncengan dengan SM (16) melaju dari arah timur ke barat di jalan Laksda Adisucipto.
Sesampainya di pengkolan Janti, arah timur menuju selatan, pemotor bermaksud berbelok, tapi bersamaan dengan itu. Namun dari arah belakang melaju bus Mira nopol S 7350 US yang dikemudikan AW (42) warga Madiun.
“Karena jalan menikung dan jarak terlalu dekat, sehingga kedua bus dan motor itu berbenturan dengan keras,” kata Bowo, Rabu (26/7/2023).
Kerasnya benturan mengakibatkan SM, pembonceng sepeda motor mengalami cidera kepala berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara.
Sedangkan AS, pengemudi sepeda motor mengalami luka robek terbuka pada bagian siku kanan. Lalu lecet bagian lengan kanan, dahi dan lutut.
Korban menjalani rawat jalan di RS Bhayangkara. Sedangkan sopir bus tidak mengalami luka-luka sedikit pun.
Akibat benturan itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan terjadi pada bagian bodi kanan, spion pecah, dan stang sender.
Sementara bus mengalami rusak lecet bagian bodi kiri depan bagian bawah.
Total kerugian akibat kecelakaan tersebut ditaksir sekitar Rp 2 juta.
Kasus kecelakaan lalulintas itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Masih dalam penyelidikan,” terang Bowo.
Beberapa tindakan sudah diambil petugas, di antaranya, dengan mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.
Melakukan olah TKP. Mengecek korban dan mencatat identitas para saksi yang mengetahui peristiwa kecelakaan tersebut.