Beranda Edukasi Kesehatan Meski Baik untuk Kesehatan, Ini Efek Samping Konsumsi Wortel Secara Berlebihan

Meski Baik untuk Kesehatan, Ini Efek Samping Konsumsi Wortel Secara Berlebihan

Ilustrasi wortel. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM — Wortel merupakan salah satu sayuran yang populer di seluruh dunia. Wortel berasal dari Asia Tengah dan Asia Selatan, dan telah dibudidayakan selama ribuan tahun. Mengutip Medical News Today, wortel dikenal karena kandungan beta-karoten yang tinggi, yang baik untuk kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh.

Wortel dapat dimakan mentah, dimasak, atau dijus. Wortel mentah sering digunakan dalam salad, sedangkan wortel matang sering digunakan dalam sup, semur, dan tumis.

Wortel kaya akan vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, kalium, dan serat. Vitamin A penting untuk kesehatan mata, dan vitamin C penting untuk sistem kekebalan tubuh. Vitamin K penting untuk pembekuan darah, dan folat penting untuk kehamilan. Kalium penting untuk kesehatan jantung, dan serat penting untuk pencernaan yang sehat.

Namun begitu, seperti makanan lainnya, konsumsi berlebihan wortel atau kondisi tertentu bisa menyebabkan beberapa efek samping. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut efek samping wortel yang mungkin perlu Anda ketahui.

1. Kulit Kuning (Keratinemia)

Dikutip dari WebMD, efek samping paling umum terkait dengan konsumsi berlebihan wortel adalah perubahan warna kulit yang disebut keratinemia. Ini terjadi karena beta-karoten yang terdapat dalam wortel, yang memiliki sifat pigmen.

Ketika seseorang mengonsumsi wortel dalam jumlah besar, terutama dalam bentuk jus wortel, kadar beta-karoten dalam tubuh meningkat dan bisa menyebabkan kulit tampak lebih kuning. Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini biasanya hilang setelah konsumsi wortel dikurangi.

2. Diare

Wortel mengandung serat yang tinggi, yang sebenarnya baik untuk pencernaan. Namun, jika Anda mengonsumsi wortel dalam jumlah berlebihan tanpa cukup cairan, ini bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti diare. Karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dalam pola makan Anda dan minum cukup air.

3. Gangguan Pencernaan

Selain diare, konsumsi berlebihan wortel juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan lainnya seperti kembung dan gas. Ini terutama berlaku untuk mereka yang memiliki sistem pencernaan sensitif. Untuk menghindari ini, konsumsilah wortel dalam jumlah yang wajar dan hindari makan terlalu banyak sekaligus.

4. Alergi

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap wortel. Dikutip Eat This, gejala alergi biasanya meliputi gatal-gatal, pembengkakan di sekitar mulut, atau bahkan sesak napas.

Menurut World Carrot Museum yang berbasis di Inggris, reaksi alergi terhadap serbuk sari wortel telah menyebabkan hingga 25 persen orang dengan alergi makanan di Eropa. Jika Anda memiliki riwayat alergi makanan atau gejala alergi setelah mengonsumsi wortel, segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Perubahan warna ASI

Wanita yang mengonsumsi banyak wortel selama kehamilan dan menyusui mungkin menularkan rasa wortel kepada bayinya. Tinjauan studi pada 2019 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bukti bahwa rasa manis, bawang putih, dan wortel dari makanan ibu selama kehamilan dapat mempengaruhi rasa pada cairan ketuban dan ASI.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat mendeteksi rasa pada ASI dalam waktu satu jam setelah ibunya mengonsumsi makanan tersebut.

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.