BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jajaran Polres Boyolali terus memburu pelaku perampokan Toko Emas Sriti, depan Pasar Ampel, Kecamatan Gladagsari. Polisi optimis dapat segera mengungkap kasus tersebut.
“Kami sudah mengantongi ciri- ciri pelaku yang beraksi seorang diri,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, Minggu (8/10/2023).
Diakui, awalnya, pihaknya sempat kesulitan mengendus pelaku. Pasalnya, muka pelaku tak terlihat secara jelas serta rekaman CCTV di toko juga blur.
“Kami juga sempat cek CCTV toko. Ternyata CCTV kurang kekinian. Ketika coba dizoom, gambarnya pecah dan tak jelas. Apalagi pelaku mengenakan topi dan masker,” katanya.
Ditambahkan, berdasar fakta dilapangan dan hasil olah TKP, pelaku sudah mengintai sejak sehari sebelumnya. Pelaku datang ke lokasi di jam yang sama, namun tidak melakukan apa-apa. Baru sehari kemudian, pelaku nekat beraksi merampok toko emas itu.
“Namun, apakah sudah pernah melakukan hal yang sama di tempat berbeda? Itu tengah kami dalami. Alasan datang sebelumbya, dia mungkin menggambar lokasi untuk mempermudah melancarkan aksinya. Sampai saat ini kami pastikan pelaku seorang diri,” katanya.
Terkait kondisi satpam, Jasmin yang terkena tusukan pisau pelaku, diakui sempat dirujuk ke rumah sakit di Solo. “Namun kondisinya sudah membaik dan sudah diizinkan untuk pulang. Korban juga telah dimintai keterangan terkait kejadian itu.”
Diberitakan sebelumnya, Toko Emas Sriti didepan Pasar Ampel, di Dukuh Tegalsari RT 01/01, Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari menjadi sasaran perampokan, Kamis (28/9/2023) sore. Pelaku gagal menjarah perhiasan emas, namun sempat menusuk satpam toko, Jasmin hingga terluka di dada.
Saat kejadian, toko sudah persiapan tutup. Tiba-tiba, seorang pria mengenakan topi dan masker langsung masuk ke toko itu. Melihat gelagat pelaku mencurigakan, Jasmin langsung mengunci etalase serta memasukan perhiasan ke dalam brankas.
Tiba-tiba pelaku menusukan pisau ke dada korban yang duduk di dekat etalase toko. Korban dan pelaku sempat berkelahi. Meski terluka, Jasmin terus melakukan perlawanan. Hingga akhirnya pelaku melemparkan kursi besi ke arah Jasmin, lalu kabur. Waskita
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














