SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menginstruksikan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo menyisir potensi pohon tumbang di seluruh wilayah Kota Solo.
Hal itu dilakukan berkaca pada kejadian sejumlah pohon tumbang yang terjadi beberapa hari terakhir.
Diketahui, pohon besar tumbang terjadi pada Sabtu (7/10/2023) dan Minggu (8/10/2023) lalu di kawasan Penumping dan Stadion Manahan Solo.
Ada tiga pohon yang tumbang dalam kejadian tersebut dimana ketiganya merupakan pohon berukuran besar yang berada di sejumlah lokasi yang ramai di kunjungi masyarakat.
“Soal pohon tumbang, DLH sudah tak panggil. Alasan-alasan (penyebab tumbang) ada di nota dinas kemarin,” ujarnya, di Balai Kota Solo, Kamis (12/10/2023).
Selain karena faktor alam, kejadian pohon tumbang yang terjadi akhir pekan lalu diperkuat dugaan karena akar pohon yang tidak mampu lagi menahan bobot masing-masing pohon sengingga roboh dari akarnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Gibran meminta DLH Solo untuk menyisir sejumlah pohon rawan tumbang yang ada di Solo.
“Khusus untuk (pepohonan) yang terkena proyek drainase atau uditch otomatis akan kami pindahkan. Nanti juga akan kami lakukan penyulaman ya. Kalau yang sudah tekena uditch kan otomatis tidak bisa tumbuh lagi,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Penataan, Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan DLH Kota Solo, Budiyono menambahkan, pihaknya telah melakukan upaya dan antisipasi kejadian pohon tumbang tmsecara terus menerus. Upaya itu dilakukan dengan melibatkan berbagai OPD dan stake holder lainnya melalui kegiatan perempelan pohon di sejumlah ruas jalan utama yang ada di Solo.
“Penebangan pohon mati sudah kami lakukan, lalu untuk pohon-pohon yang tumbuhnya tidak sempurna atau miring ini sudah kami mintakan nota dinas ke wali kota untuk dilakukan penebangan karena posisinya yang berpotensi membahayakan masyarakat dan pengguna jalan,” tukasnya. Prihatsari