Beranda Daerah Solo Masuki Tahun Ajaran Baru, ITB AAS Tambah Tiga Prodi 

Masuki Tahun Ajaran Baru, ITB AAS Tambah Tiga Prodi 

Memasuki tahun ajaran baru 2024/ 2025, Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia yang berada di Desa Makamhaji, Kartasura, membuka tiga program studi (prodi) baru. Ketiga prodi itu masing-masing S1 Hukum, S1 Manajemen, dan D3 Kebidanan. Prihatsari

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Memasuki tahun ajaran baru 2024/ 2025, Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia yang berada di Desa Makamhaji, Kartasura, membuka tiga program studi (prodi) baru. Ketiga prodi itu masing-masing S1 Hukum, S1 Manajemen, dan D3 Kebidanan.

Pembina Yayasan Amaliah Ilmi Surakarta, Budiyono mengungkapkan, Yayasan Amaliah Ilmi Solo mengakusisi Akbid Giri Satria Husada Wonogiri ke ITB AAS Indonesia pada 2024. Menurutnya, prospek lulusan prodi kebidanan cukup menjanjikan.

“Tenaga kerja kebidanan dibutuhkan di klinik kesehatan dan rumah sakit. Jadi, setelah lulus bisa langsung bekerja, tak perlu menunggu lama,” ujarnya, Sabtu (20/7/2024).

Budiyono menambahkan, bertambahnya prodi D3 Kebidanan ini dibarengi dengan berdirinya dua prodi baru lainnya di ITB AAS di Kartasura yakni S1 Manajemen dan S1 Hukum. Kedua prodi baru jenjang sarjana tersebut didukung sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar yang handal.

Baca Juga :  Indonesia Turunkan 290 Atlet di ASEAN Para Games 2025, Targetkan 82 Medali Emas

“Separuh tenaga pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis bergelar doktor. Bahkan tenaga pengajar di prodi hukum merupakan para praktisi hukum, advokat, dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Dimana para tenaga pengajar sudah terbukti memiliki ilmu dan kompetensi bidang hukum yang ditularkan kepada para mahasiswa,” bebernya.

Di sisi lain, lanjutnya, terdapat mata kuliah khusus yang diajarkan kepada mahasiswa, yakni hukum ekonomi bisnis dan teknologi serta hukum tindak pidana teknologi dan informasi. Melalui mata kuliah tersebut, diharapkan mampu memberi bekal untuk mahasiswa di era digitalisasi agar setelah lulus, tidak hanya menguasai ilmu hukum melainkan teknologi dan informasi.

Di sisi lain, Rektor ITB AAS Indonesia Darmanto menambahkan, sebagai perguruan tinggi swasta, ITB AAS Indonesia hadir memberikan layanan pendidikan tinggi sesuai kebutuhan dengan biaya yang terjangkau.

“Ini bagian dari pelayanan pendidikan dan pengabdian masyarakat untuk mencerdaskan anak bangsa,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jokowi Berharap Silaturahmi dengan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis Jadi Pertimbangan untuk Restorative Justice

Sementara itu, biaya perkuliahan di kampus tersebut senilai Rp450.000 per bulan. Sedangkan saat ini tercatat jumlah mahasiswa yang menuntut ilmu di ITB AAS Indonesia sekitar 1.300 orang. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.