Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Pemkab Sragen Gencarkan Gerakan Desa Bebas RTLH, Bupati Sigit: “Kita Ingin Sragen Jadi Daerah Pertama 0 Persen Rumah Tidak Layak Huni”

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kembali menggulirkan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari Gerakan Desa Bebas RTLH. kegiatan kerja bakti dilaksanakan di Dukuh Serut, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Minggu (31/8/2025) || dok Pemkab Sragen

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus memperkuat langkah menuju pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga. Salah satu wujud nyatanya ditunjukkan melalui penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan Desa Bebas Rumah Tidak Layak Huni, program andalan Pemkab Sragen yang digagas untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang layak, sehat, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.

Program RTLH ini terselenggara berkat sinergi antara Pemkab Sragen dengan berbagai pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), antara lain PT Telkom Indonesia, PLN Icon Plus, dan Baznas Sragen. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung program prioritas daerah dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan taraf hidup warga.

Di Desa Poleng, terdapat tiga warga yang menerima manfaat bantuan RTLH, yakni:

Bupati Sigit menegaskan pentingnya program RTLH sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Sragen bebas rumah tidak layak huni.

“Kita ingin Sragen menjadi daerah pertama di Indonesia dengan desa 0 persen rumah tidak layak huninya,” harapnya.

Ia juga menambahkan bahwa rumah yang sehat dan layak bukan hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial.

“Dengan adanya rumah layak dan sehat, masyarakat akan hidup dengan lebih tenang dan nyaman,” ujarnya.

Bupati Sigit menyebutkan, sepanjang tahun 2025 ini terdapat 15 desa yang ditargetkan menjadi wilayah bebas RTLH.

Sementara itu, Kepala Kantor Telkom Sragen, Yulita Wijayanti, menegaskan dukungan Telkom terhadap upaya pemerintah daerah dalam menciptakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

“Telkom ikut mensukseskan program Bupati Sragen yaitu desa bebas rumah tidak layak huni. Desa Poleng ini menjadi desa perdana yang menerima bantuan RTLH dari Telkom,” ungkapnya.

Selain di Desa Poleng, program bantuan RTLH juga berjalan di sejumlah wilayah lain melalui dukungan berbagai pihak, di antaranya:

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Sragen meneguhkan komitmennya untuk mempercepat terwujudnya desa-desa bebas rumah tidak layak huni di seluruh wilayah Sragen. (cs)

Exit mobile version