
SURAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Laweyan menggelar Festival Anak Islam 2025 pada Kamis (25/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta dan SMK Muhammadiyah 4 Surakarta ini menjadi wadah bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kecamatan Laweyan untuk menampilkan potensi dan bakat mereka.
Sebanyak 150 santri TPA dari sekitar 15 hingga 20 TPA ambil bagian dalam festival tersebut. Para peserta berasal dari latar belakang usia beragam, mulai dari TK hingga SD, yang antusias mengikuti rangkaian lomba bernuansa keislaman.
Tercatat ada enam cabang lomba yang digelar, yakni Lomba Adzan dan Iqomah, Lomba Mewarnai, Lomba Kaligrafi, Lomba Tilawah, Lomba Tahfidz, serta Lomba Wudhu dan Sholat Berjamaah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama satu hari, mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Pembukaan Festival Anak Islam 2025 turut dihadiri Ketua PCM Laweyan, para ustaz dan ustazah pendamping, orang tua santri, serta unsur Organisasi Otonom Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di wilayah Laweyan.
Dalam sambutannya, Aji Syaikkhurrohman, selaku Ketua PCM Laweyan, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk mengasah kemampuan santri TPA, baik dari sisi bacaan Al-Qur’an, hafalan, maupun praktik ibadah sehari-hari seperti sholat dan wudhu.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan bakat dan potensi santri TPA di Laweyan, baik dalam bacaan, hafalan, hingga praktik ibadah. Harapannya, ke depan akan lahir kader-kader Muhammadiyah yang siap menghidupkan dakwah di Laweyan,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Ardian, Ketua PCPM Laweyan, menyampaikan bahwa Festival Anak Islam 2025 digelar sebagai upaya mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang positif dan edukatif.
“Selain mengisi liburan, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan santri selama belajar di TPA. Harapan kami, festival ini bisa terus berjalan secara konsisten dan tetap eksis ke depannya,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur, kepala sekolah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Festival Anak Islam 2025 sekaligus menjadi bukti nyata peran aktif para ustaz dan ustazah dalam membina serta mengembangkan potensi santri. Semangat dan bakat yang ditampilkan para santri dalam berbagai perlombaan mencerminkan hasil kerja keras para pendidik Al-Qur’an yang patut diapresiasi bersama. (BN)
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













