Beranda Daerah Karanganyar Joko Widodo Dilantik Jadi Ketua Persinas ASAD 2025–2030, Ini Arah Besarnya

Joko Widodo Dilantik Jadi Ketua Persinas ASAD 2025–2030, Ini Arah Besarnya

Silat
Pelantikan pengurus Persinas ASAD Karanganyar. Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama Joko Widodo kembali menjadi sorotan setelah resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Karanganyar untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan yang digelar khidmat pada Sabtu, 27 Desember 2025 ini menandai kelanjutan kepemimpinannya dalam menahkodai organisasi pencak silat yang memiliki basis kuat di Bumi Intanpari.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Persinas ASAD Jawa Tengah. Wakil Ketua Pengprov Persinas ASAD Jateng, Weda Hendragiri, hadir langsung untuk melantik kepengurusan baru. Kehadiran Weda yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Wonogiri semakin menegaskan pentingnya momentum ini bagi masa depan Persinas ASAD Karanganyar.

Dalam sambutan perdananya usai pelantikan, Joko Widodo menegaskan komitmen penuh untuk membawa Persinas ASAD Karanganyar melangkah lebih jauh, tidak hanya sekadar aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga berprestasi di berbagai level kejuaraan. Ia menekankan bahwa amanah yang diberikan kepadanya harus dijawab dengan kerja nyata, konsistensi, dan sinergi seluruh elemen organisasi.

Joko Widodo menyampaikan bahwa fokus kepengurusan ke depan adalah pembinaan atlet secara berjenjang dan terukur, sekaligus penguatan organisasi agar lebih solid dan profesional. Targetnya jelas, Persinas ASAD Karanganyar harus mampu berbicara di tingkat regional Jawa Tengah hingga nasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pencak silat sebagai warisan budaya dan sarana pembentukan karakter.

Baca Juga :  Berikut Profil Putri Kristya Penyanyi Dangdut Asal Karanganyar yang Kian Populer

Sementara itu, dalam arahannya, Weda Hendragiri menitipkan lima poin penting yang menjadi bekal wajib bagi kepengurusan Persinas ASAD Karanganyar periode 2025–2030. Lima poin tersebut ditekankan sebagai fondasi utama agar organisasi tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga kuat secara nilai dan arah.

Pertama, jiwa ngawulo atau pengabdian. Pengurus diminta benar-benar memiliki semangat melayani dan bekerja tanpa pamrih demi kemajuan organisasi. Kedua, integritas dan transparansi, terutama dalam pengelolaan organisasi dan pengambilan keputusan. Menurut Weda, kepercayaan anggota hanya bisa dibangun melalui kejujuran dan keterbukaan.

Poin ketiga adalah pemahaman utuh terhadap empat aspek pencak silat, yakni mental-spiritual, seni budaya, bela diri, dan olahraga. Keempat aspek ini harus berjalan seimbang agar pesilat tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan berkarakter. Keempat, visi modernisasi dan inovasi. Weda menegaskan bahwa Persinas ASAD harus mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dalam manajemen organisasi dan metode latihan.

Poin kelima yang tak kalah penting adalah penguatan karakter dan disiplin. Pencak silat diharapkan menjadi sarana strategis dalam membentuk moral, etika, dan kedisiplinan generasi muda, khususnya di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pelantikan Joko Widodo sebagai Ketua Persinas ASAD Karanganyar ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan atlet-atlet silat dari Karanganyar. Fokus pada modernisasi, inovasi, dan pembinaan karakter menjadi sorotan utama agar pencak silat tetap relevan dan diminati generasi milenial hingga Gen Z, tanpa tercerabut dari akar tradisi luhur yang melekat di dalamnya.

Baca Juga :  Pendekar Turun Gunung! Pesan Keras Ketua IPSI Wonogiri di Hadapan Bupati Kapolres dan Dandim: Silat Harus Jadi Penjaga Kamtibmas

Dengan susunan pengurus baru yang dinilai solid dan berpengalaman, Persinas ASAD Karanganyar optimistis mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang tidak hanya tangguh di arena pertandingan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, integritas, dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Kepemimpinan Joko Widodo diharapkan menjadi penggerak utama menuju organisasi yang lebih maju, berdaya saing, dan berkarakter.
Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.