Beranda Daerah Wonogiri 134 Kepala Sekolah Dilantik Serentak Bupati Wonogiri Tegaskan Larangan Pungutan dan...

134 Kepala Sekolah Dilantik Serentak Bupati Wonogiri Tegaskan Larangan Pungutan dan Target Pendidikan Lebih Terpantau

Kepala sekolah
Pelantikan kepala sekolah di Kabupaten Jateng Tenggara. Setda Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerbong besar dunia pendidikan Wonogiri kembali bergerak. Sebanyak 134 Kepala Sekolah (KS) dan Calon Kepala Sekolah (CKS) dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Rabu (31/12/2025). Pelantikan berlangsung di Aula Gedung B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Wonogiri dan sekaligus menandai arah baru tata kelola pendidikan daerah di penghujung tahun 2025.

Dari total 134 KS dan CKS yang dilantik, komposisinya terbilang besar dan beragam. Tercatat 12 orang hasil regruping sekolah, 13 orang piloting, 52 orang promosi, serta 57 orang mutasi. Langkah ini dinilai sebagai upaya penyegaran struktural sekaligus pemerataan kualitas kepemimpinan sekolah di seluruh wilayah Wonogiri.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, didampingi Sekretaris Daerah Wonogiri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Inspektur Wonogiri, Kepala BPKD, Kepala Bapperida, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan Tim UNS yang diwakili Tuhana. Kehadiran jajaran lengkap ini menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menekankan bahwa penempatan kepala sekolah kali ini mempertimbangkan kedekatan domisili guru dengan wilayah kerja. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Kepala sekolah diharapkan mampu melakukan pemantauan terhadap peserta didik secara lebih intens, bahkan di luar jam belajar formal.

Baca Juga :  Pupuk Ora Telat Pari Ora Sambat, 54.456 Ton Pupuk Subsidi Mengalir ke Wonogiri

“Harapannya nanti dapat memberikan pemantauan terhadap peserta didiknya selama 24 jam,” ujar Bupati.

Tak hanya soal manajerial, Bupati juga memberikan pesan tegas kepada para guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Ia meminta agar para KS mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis, menjadi figur yang dituakan, sekaligus panutan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kepala sekolah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan posisi strategis dalam membentuk karakter dan iklim pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wonogiri juga kembali mengingatkan prinsip sekolah gratis. Ia menegaskan bahwa segala bentuk tarikan dan pungutan kepada siswa maupun orang tua/wali siswa dilarang, tanpa pengecualian. Kebijakan ini menjadi garis lurus dengan upaya menjaga akses pendidikan yang adil dan transparan bagi seluruh masyarakat Wonogiri.

“Semua untuk memajukan pendidikan di Wonogiri. Pada akhirnya setiap hasil pengamatan akan menjadi aspirasi dan rekomendasi pemerintah guna menciptakan transparansi. Kita wujudkan visi Wonogiri yang berdaya saing, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menariknya, pelantikan ini juga dirangkai dengan pengambilan sumpah 7 Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Wonogiri Periode 2025–2030. Kehadiran Dewan Pendidikan diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, melakukan pengawasan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait dunia pendidikan.

Baca Juga :  Dibalut Dresscode Biru Putih, Reuni Alumni SMPN 1 Wonogiri Angkatan 1987 Hangat dan Meriah

Dengan pelantikan serentak ini, Pemkab Wonogiri menaruh harapan besar pada peningkatan mutu layanan pendidikan, kepemimpinan sekolah yang lebih solid, serta lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Tahun 2026 pun menjadi babak baru bagi sekolah-sekolah di Wonogiri untuk berlari lebih kencang, dengan kepala sekolah sebagai motor penggeraknya. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.