WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana tenang di Dusun Kembang RT 01/RW 10, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, mendadak berubah mencekam pada Sabtu sore (24/1). Di tengah cuaca yang tidak bersahabat, suara gemuruh keras mengejutkan warga setempat.
Sebuah pohon jati berukuran besar milik Marjono tidak kuat menahan terjangan cuaca ekstrem hingga akhirnya roboh. Tragisnya, batang pohon tersebut langsung menghantam tempat tinggal sang pemilik, menyisakan kerusakan yang cukup parah dan kepanikan bagi penghuninya.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Wonogiri menjadi pemicu utama. Struktur tanah yang basah dan dorongan angin membuat akar pohon jati tersebut tak lagi mampu menopang bobot batangnya.
Akibat hantaman keras itu, rumah Marjono mengalami kerusakan signifikan. Struktur atap genting berantakan, dan dinding kayu rumah tak luput dari kerusakan akibat tertimpa material pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa menegangkan ini, namun kerugian materiil tak terelakkan.
Gerak Cepat Tim Oranye di Minggu Pagi
Merespons laporan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri tidak tinggal diam. Dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD, Fuad Wahyu Pratama, tim reaksi cepat segera diterjunkan ke lokasi kejadian pada Minggu (25/1).
Kolaborasi solid terlihat di lapangan. Personel BPBD bahu-membahu bersama relawan Desa Sendang memotong batang pohon yang melintang dan membersihkan puing-puing bangunan.
”Fokus utama kami hari ini adalah memastikan material pohon yang menimpa rumah warga sudah terkondisikan sepenuhnya,” ujar tim pelaksana BPBD di lokasi kejadian.
Tak hanya membersihkan sisa bencana, tim BPBD juga membawa bantuan logistik untuk keluarga korban. Paket bantuan ini diserahkan langsung kepada Marjono dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan dasar keluarga sementara waktu sembari memulihkan kondisi rumah.
Waspada Cuaca Ekstrem Masih Mengintai
Pasca-evakuasi, kondisi di Dusun Kembang dipastikan sudah kembali kondusif. Material pohon berhasil disingkirkan dan area rumah sudah aman untuk dibersihkan lebih lanjut oleh pemilik.
Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Wonogiri. Potensi bencana hidrometeorologi masih mengintai. BPBD Kabupaten Wonogiri meminta masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi mereka yang tinggal di area dengan pohon besar yang rawan tumbang saat hujan lebat turun.
Langkah antisipasi seperti memangkas ranting pohon yang terlalu rimbun di dekat pemukiman sangat disarankan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













