Site icon JOGLOSEMAR NEWS

CPNS Kemenag 2026 Ternyata Hoaks! Ini Klarifikasi Resmi yang Mengejutkan

PPPK

Ilustrasi PPPK. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Masyarakat diminta lebih waspada setelah beredarnya informasi palsu terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag). Hoaks tersebut ramai beredar di media sosial, termasuk TikTok, dengan narasi seolah-olah Kemenag membuka pendaftaran tahun ini.

Konten menyesatkan itu biasanya disertai tautan pendaftaran tertentu, iming-iming jalur cepat lolos seleksi, hingga klaim proses yang mudah tanpa tahapan rumit. Tak sedikit pula unggahan yang mencantumkan logo resmi Kemenag untuk meyakinkan calon korban.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Wawan Djunaedi, menegaskan bahwa informasi rekrutmen CPNS dan PPPK yang beredar saat ini adalah tidak benar.

“Sampai sekarang Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi pendaftaran yang beredar di media sosial atas nama Kemenag adalah hoaks,” tegas Wawan di Jakarta, Selasa (21/1/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag selalu diumumkan secara resmi, terbuka, dan transparan melalui kanal pemerintah yang sah.

“Jika ada pembukaan rekrutmen, pengumuman hanya akan disampaikan melalui website resmi Kemenag.go.id, akun media sosial resmi Kemenag, serta kanal resmi pemerintah. Tidak pernah melalui pesan pribadi, grup tidak resmi, atau tautan yang tidak jelas,” jelasnya.

Wawan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak memiliki sumber resmi, apalagi jika disertai permintaan data pribadi, pungutan biaya pendaftaran, atau janji kelulusan instan.

“Modus penipuan seperti ini biasanya memanfaatkan keinginan masyarakat untuk menjadi ASN. Kami imbau agar lebih teliti, jangan mudah tergiur oleh tawaran yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Kemenag juga mendorong masyarakat untuk aktif melakukan verifikasi sebelum menyebarkan atau menindaklanjuti informasi yang beredar. Jika menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kementerian Agama, publik diminta segera melaporkannya melalui akun resmi Kemenag agar dapat ditindaklanjuti.

Di tengah maraknya hoaks lowongan CPNS dan PPPK, Kemenag menegaskan bahwa seluruh layanan kepegawaian hanya dilakukan melalui mekanisme resmi sesuai regulasi yang berlaku, demi menjaga keamanan data dan melindungi masyarakat dari potensi penipuan. Aris Arianto

Exit mobile version