JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah acara Mens Rea menjadi sorotan publik, komika Pandji Pragiwaksono justru ramai diperbincangkan karena keberadaannya di New York, Amerika Serikat. Pandji pun angkat bicara untuk meluruskan tudingan yang menyebut dirinya sengaja “kabur” ke luar negeri di tengah polemik yang mencuat.
Mens Rea merupakan pertunjukan stand-up comedy yang digelar Pandji di sebelas kota sepanjang 2025, mulai dari Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Bogor, Semarang, Balikpapan, Medan, Palembang, Denpasar, hingga puncaknya di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Pertunjukan yang mengangkat isu sosial, politik, dan kebebasan berekspresi itu kemudian menjadi perbincangan luas setelah resmi tayang di Netflix sejak Desember 2025.
Popularitas Mens Rea tidak hanya menuai pujian, tetapi juga kritik tajam. Pandji bahkan dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026) malam. Laporan tersebut berkaitan dengan materi stand-up comedy yang dinilai mengandung penghinaan, fitnah, serta berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Di tengah polemik itu, muncul tudingan bahwa Pandji memilih berada di New York untuk menghindari tekanan publik di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Pandji menegaskan bahwa keberadaannya di Amerika Serikat bukanlah bentuk pelarian.
Pandji mengungkapkan bahwa dirinya telah lama tinggal dan menetap di New York bersama keluarga sejak 2022. Ia menempati sebuah rumah di kawasan Queens bersama istri dan anak-anaknya yang tengah menempuh pendidikan di sana.
“Pandji bukan kabur ke New York, (tapi) Pandji pulang (ke New York). Saya sama keluarga kan sudah lama tinggal di sini sejak tahun 2022. Jadi tahun 2022 istri, anak dan gue tinggal di sini, tinggal di queens. Ini rumah kami. Waktu dateng (di New York, anak gue) yang cowok sekolah SMA, yang cewek SMP, sekarang yang cowok mau kuliah, yang cewek SMA. Kami sudah tinggal di sini lebih dari 3 tahun. Nah jadi secara berkala ya pulang,” ujar Pandji.
Ia menjelaskan, selama ini aktivitas profesionalnya masih banyak dilakukan di Jakarta. Namun, momen-momen tertentu selalu dimanfaatkan untuk kembali berkumpul bersama keluarga di New York.
“Gue banyak kerja di Jakarta karena ya masih megang comika, tapi ya ulang tahun Dipo pulang, ulang tahun Sheila pulang, ulang tahun Mila pulang, lebaran pulang, sama tahun baru. Comika udah libur tahun baru ya ke New York,” kata Pandji melalui kanal YouTube Pandji Pragiwaksono yang tayang Minggu (11/1/2026).
Pandji mengaku baru mengetahui besarnya respons publik terhadap Mens Rea setelah dirinya berada di Amerika Serikat. Ia menyebut, meski ada kritik dan penolakan, dukungan yang diterimanya justru jauh lebih besar.
“Nah pas gue ke sini, Mens Rea meledak. Gimana coba kepikiran kabur, orang tau (Mens Rea) bakal meledak aja nggak. (Gue) tahu bakal rame, tapi nggak tahu bakal seperti ini. Ternyata positifnya banyak banget. Happy sekali,” ujarnya.
Selain alasan keluarga, Pandji juga menyampaikan bahwa keberadaannya di New York berkaitan dengan upayanya membangun karier stand-up comedy di tingkat internasional. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari proses panjang yang telah dimulai sejak 2022.
“Kenapa Pandji ke New York? karena Pandji berkarier sebagai stand up comedy, karena nggak ada komika Indonesia. Malaysia punya Ronny Chieng, Singapura punya Jocelyn Chia, Filipina punya Jo Koy, masak Indonesia nggak punya siapa-siapa, akhirnya 2022 gue mencoba berkarier di sini,” tutur Pandji.
Ia menambahkan, setelah tiga tahun meniti karier di Amerika Serikat, pada 2024 dirinya telah melakukan tur stand-up comedy ke berbagai belahan dunia.
“Setelah 3 tahun stand up (di AS) itu gue tahun 2024 tour di 20 kota di dunia, yaitu 10 di Eropa, 8 di Amerika dan 2 di Asia. Sah dong itu disebut dunia,” ungkapnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
