Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Ditinggal Berobat, Kamar Rumah Warga di Bantul Ini Terbakar!

Ilustrasi rumah terbakar | freepik

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebuah kamar di lantai dua rumah warga di Jomegatan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, hangus terbakar saat ditinggal penghuninya berobat ke rumah sakit, Selasa (6/1/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Api pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara ledakan dari arah kamar yang kemudian disusul munculnya kobaran api.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kamar tersebut ditempati seorang pemuda bernama Muhammad Brian (22). Namun, saat kebakaran terjadi, ruangan dalam kondisi kosong.

“Penghuninya sedang tidak berada di rumah. Kamar ditinggal untuk keperluan kontrol kesehatan di rumah sakit,” ujar Rita.

Warga sekitar yang penasaran dengan suara ledakan lantas mencari sumbernya. Mereka mendapati api sudah membesar dan melalap isi kamar di lantai atas rumah tersebut.

Tanpa menunggu lama, warga berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil damkar dari Kabupaten Bantul diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api.

“Api berhasil dipadamkan setelah petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman,” kata Rita.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. Sejumlah barang berharga seperti kasur, laptop, telepon genggam, uang tunai, hingga bagian plafon kamar dilaporkan rusak akibat terbakar.

Petugas Polsek Kasihan yang menerima laporan segera berkoordinasi dengan tim INAFIS Polres Bantul untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Sementara suara ledakan yang sempat membuat warga panik diketahui berasal dari tabung hairspray yang tersimpan di dalam kamar.

“Ledakan bukan dari gas elpiji, melainkan dari tabung hairspray yang ada di dalam ruangan,” tegas Rita.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan bahan mudah meledak di dalam ruangan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Exit mobile version