Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Gempa M4,7 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Wonogiri Pacitan Ponorogo Ini Data Resmi BMKG

Gempa

Ilustrasi dampak gempa. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah barat daya Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu (25/1/2026) pukul 15.51 WIB. Guncangan gempa ini dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk Wonogiri, Pacitan, dan Ponorogo.

Informasi gempa tersebut disampaikan langsung oleh akun resmi @infoBMKG di platform X (Twitter). Berdasarkan data sementara dari BMKG, pusat gempa berada di koordinat 8.83 Lintang Selatan dan 110.19 Bujur Timur, atau sekitar 104 kilometer barat daya Bantul, dengan kedalaman 21 kilometer.

BMKG mencatat bahwa gempa tergolong dangkal, sehingga getarannya cukup terasa di berbagai daerah meski episentrumnya berada di lepas pantai. Sejumlah warga di Wonogiri melaporkan merasakan getaran singkat yang membuat perabot rumah bergoyang. Hal serupa juga dirasakan masyarakat di Pacitan dan Ponorogo, Jawa Timur, terutama di wilayah yang berada pada jalur rambatan gelombang seismik.

Beberapa warga mengaku sempat terkejut akibat getaran mendadak, meski durasi guncangan relatif singkat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

BMKG menegaskan bahwa informasi awal ini masih bersifat sementara, mengingat data gempa masih dalam proses pemutakhiran. Dalam keterangannya, BMKG menyampaikan disclaimer bahwa hasil analisis dapat berubah seiring dengan kelengkapan dan pembaruan data seismik.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun resminya.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga mengingatkan warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meski hingga saat ini belum ada peringatan tsunami terkait kejadian tersebut.

Pakar kebencanaan menilai bahwa gempa berkekuatan menengah seperti ini dapat dirasakan luas, terutama jika kedalamannya relatif dangkal. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko jika terjadi gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi resmi dari kanal BMKG, termasuk akun media sosial @infoBMKG, aplikasi Info BMKG, dan situs resmi BMKG guna mendapatkan pembaruan data yang akurat dan terpercaya.

Perkembangan lebih lanjut terkait gempa Bantul dan dampaknya di Wonogiri, Pacitan, serta Ponorogo akan terus dipantau dan diperbarui sesuai rilis resmi dari BMKG. Aris Arianto

Exit mobile version