WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat di kawasan eks Karesidenan Surakarta yang ingin bangkit secara ekonomi. Tekanan biaya hidup masih terasa, namun di sisi lain daya beli masyarakat Solo Raya relatif stabil, ditopang sektor UMKM, pendidikan, pariwisata, hingga industri rumahan.
Fakta ini membuka peluang besar bagi siapa pun yang jeli membaca pasar. Tidak perlu bisnis ribet atau modal ratusan juta. Yang dibutuhkan adalah usaha realistis, sesuai karakter wilayah Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sragen, dan Wonogiri.
Berikut ide bisnis paling rasional awal 2026 di Solo Raya, lengkap dengan simulasi modal dan keuntungan bersih.
1. Usaha Kuliner Sarapan Pagi (Nasi Pecel, Sego Liwet, Bubur Ayam)
Solo Raya adalah wilayah pekerja dan pelajar. Sarapan murah, cepat, dan mengenyangkan selalu dicari.
Modal Awal:
✓ Gerobak sederhana: Rp3.000.000
✓ Bahan baku harian: Rp300.000
✓ Peralatan masak & kemasan: Rp1.700.000
Total Modal Awal: ± Rp5.000.000
Perhitungan Untung:
✓ Harga jual rata-rata: Rp10.000/porsi
✓ Target penjualan: 50 porsi/hari
✓ Omzet harian: Rp500.000
✓ Omzet bulanan (25 hari): Rp12.500.000
✓ Estimasi laba bersih 30%: Rp3.500.000–Rp4.000.000/bulan
2. Jasa Laundry Kiloan Skala Kampung
Wilayah padat kos di Solo, Kartasura, Colomadu, dan Karanganyar menjadikan laundry usaha tahan banting.
Modal Awal:
✓ Mesin cuci 2 unit: Rp6.000.000
✓ Setrika uap & perlengkapan: Rp2.000.000
✓ Renovasi ringan & deterjen awal: Rp2.000.000
Total Modal Awal: ± Rp10.000.000
Perhitungan Untung:
✓ Tarif rata-rata: Rp7.000/kg
✓ Target 40 kg/hari
✓ Omzet harian: Rp280.000
✓ Omzet bulanan: Rp8.400.000
✓ Biaya operasional ± Rp3.000.000
✓ Laba bersih: Rp5.000.000/bulan
3. Bisnis Frozen Food Rumahan (Cocok Wonogiri–Sragen–Boyolali)
Ibu rumah tangga dan pekerja butuh makanan praktis. Frozen food makin laris.
Modal Awal:
✓ Freezer kecil: Rp3.000.000
✓ Stok awal produk: Rp4.000.000
✓ Kemasan & promosi online: Rp1.000.000
Total Modal Awal: ± Rp8.000.000
Perhitungan Untung:
✓ Penjualan harian rata-rata: Rp500.000
✓ Margin bersih ± 20%
✓ Laba harian: Rp100.000
✓ Laba bulanan: Rp3.000.000
4. Usaha Angkringan Modern (Estetik & Murah)
Angkringan adalah DNA Solo Raya. Dikemas lebih rapi, pasarnya makin luas.
Modal Awal:
✓ Gerobak angkringan: Rp4.000.000
✓ Peralatan & stok awal: Rp3.000.000
✓ Meja kursi & lampu: Rp2.000.000
Total Modal Awal: ± Rp9.000.000
Perhitungan Untung:
✓ Rata-rata omzet malam: Rp600.000
✓ Omzet bulanan: Rp18.000.000
✓ Laba bersih ± 30%
✓ Untung: Rp5.000.000–Rp6.000.000/bulan
5. Jasa Konten UMKM Lokal (Foto, Video, Posting Sosmed)
UMKM Solo Raya banyak, tapi minim promosi digital. Ini celah besar.
Modal Awal:
✓ HP kamera bagus/tripod: Rp3.000.000
✓ Paket internet & tools: Rp500.000
Total Modal Awal: ± Rp3.500.000
Perhitungan Untung:
✓ Paket jasa: Rp500.000/UMKM
✓ Target 10 klien/bulan
✓ Omzet: Rp5.000.000
✓ Biaya operasional kecil
✓ Laba bersih: Rp4.000.000–Rp4.500.000/bulan
Kesimpulan Tegas
Awal 2026 bukan soal bisnis paling keren, tapi paling realistis. Di eks Karesidenan Surakarta, usaha yang:
✓ dekat dengan kebutuhan harian
✓ modal masuk akal
✓ perputaran cepat
✓ tidak tergantung tren sesaat
adalah pemenang sebenarnya.
Yang menunda akan tertinggal. Yang mulai kecil tapi konsisten, justru punya peluang besar bertahan dan berkembang. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















