Beranda Daerah Wonogiri Jadwal Resmi Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka! Bus & Kereta Ditambah, Wonogiri...

Jadwal Resmi Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka! Bus & Kereta Ditambah, Wonogiri Masuk Titik Satelit

Mudik
Ilustrasi mudik. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tancap gas mematangkan persiapan program mudik dan balik Lebaran gratis 2026. Program yang selalu jadi incaran perantau asal Jateng ini dipastikan kembali digelar dengan skema lebih rapi, armada diperbanyak, dan titik keberangkatan diperluas hingga menjangkau daerah-daerah penyangga, termasuk Wonogiri.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha, di Grhadika Bhakti Praja, Rabu (7/1/2026). Melansir laman resmi Pemprov Jateng, rapat ini fokus pada sinkronisasi peran seluruh pihak agar penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan efisien.

Sumarno menegaskan, program mudik dan balik gratis merupakan agenda tahunan yang selalu dievaluasi secara menyeluruh. Evaluasi dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terutama terkait keselamatan, ketepatan waktu, hingga kenyamanan peserta.

“Tujuan utama program ini sederhana, memudahkan masyarakat Jawa Tengah agar bisa mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan selamat. Evaluasi terus kita lakukan supaya pelaksanaan tahun 2026 lebih baik,” ujar Sumarno.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan banyak pihak yang konsisten mendukung program ini, mulai dari pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pelaku usaha yang turut menyumbang armada transportasi. Namun demikian, Sumarno mengingatkan bahwa jumlah armada bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan.

Menurutnya, seluruh kendaraan dan kru yang terlibat wajib memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan pemerintah. Pemeriksaan kelaikan armada, kondisi sopir, hingga kelengkapan administrasi menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Tidak boleh ada kompromi soal keselamatan. Semua instrumen harus dipenuhi, karena ini menyangkut nyawa masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Pandawa Club Voli Giriwoyo Tancap Gas, Atlet U-17 Wonogiri hingga Gunungkidul Turun Lapangan

Hingga awal Januari 2026, Pemprov Jateng telah menginventarisasi sebanyak 349 unit bus dan 20 rangkaian kereta api untuk melayani mudik dan balik Lebaran. Jumlah ini masih di bawah capaian tahun sebelumnya yang mencapai 383 unit bus, sehingga penambahan armada masih terus diupayakan.

“Memang masih ada pekerjaan rumah karena jumlah armada saat ini belum menyamai tahun 2025. Target kita minimal sama, kalau bisa lebih,” kata Sumarno.

Selain armada, masukan penting juga datang dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau. Salah satu aspirasi utama adalah penambahan titik keberangkatan dan tujuan agar lebih dekat dengan domisili peserta. Menanggapi hal itu, Pemprov Jateng akan melakukan pemetaan ulang berdasarkan sebaran tempat tinggal masyarakat.

Dengan skema tersebut, peserta mudik diharapkan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menuju titik pemberangkatan utama. Pendekatan layanan ini dinilai lebih efisien sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kalau titiknya lebih dekat, masyarakat tidak perlu keluar ongkos lagi. Ini bagian dari peningkatan kualitas pelayanan,” jelas Sumarno.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mencermati ulang penetapan titik-titik satelit mudik dan balik Lebaran 2026, terutama untuk peserta balik rantau gratis.

Ia mencontohkan, Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali akan menjadi titik utama dengan satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Sedangkan Terminal Tipe A Mangkang Semarang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.

Adapun Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas dilengkapi titik satelit di wilayah barat Jawa Tengah, meliputi Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga. Skema ini diharapkan mampu menyebar arus penumpang agar tidak menumpuk di satu lokasi.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Melejit Tajam Hari Ini! Naik Rp27 Ribu per Gram, Sinyal Cuan atau Jebakan Awal Tahun 2026?

Untuk jadwal, Pemprov Jateng merencanakan pelaksanaan mudik gratis pada 16–17 Maret 2026 dengan titik keberangkatan utama di Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT Dirgantara Indonesia Bandung, serta Stasiun Pasar Senen Jakarta. Sementara itu, program balik Lebaran gratis dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Maret 2026.

Pendaftaran peserta juga telah ditetapkan. Untuk moda bus, pendaftaran dibuka mulai 4 Februari 2026. Sedangkan pendaftaran mudik gratis menggunakan kereta api akan dibuka pada 11 Februari 2026. Masyarakat diimbau bersiap sejak dini agar tidak kehabisan kuota.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemprov Jateng berharap program mudik dan balik Lebaran gratis 2026 dapat menjangkau lebih banyak warga, sekaligus menjadi solusi aman dan terjangkau bagi perantau yang ingin pulang kampung. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.