Beranda Info Info Haji Kuota Haji Jateng 2026 Melejit! 34.122 Jemaah Siap Berangkat, Skema Embarkasi Dirombak...

Kuota Haji Jateng 2026 Melejit! 34.122 Jemaah Siap Berangkat, Skema Embarkasi Dirombak Total YIA Difungsikan

Asrama Haji Donohudan, Boyolali / Foto: Waskita

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kuota jemaah haji Jawa Tengah tahun 2026 resmi meningkat signifikan. Total kuota mencapai 34.122 orang, naik 3.745 jemaah dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar kualitas layanan tidak tertinggal oleh besarnya jumlah jemaah.

Melansir laman resmi Pemprov Jateng, Rabu (14/1/2025), Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menegaskan bahwa peningkatan kuota harus diikuti dengan kesiapan teknis dan manajemen yang lebih matang. Ia menekankan pentingnya penguatan layanan sejak proses pemberangkatan hingga pemulangan agar tidak memunculkan masalah baru di lapangan.

“Kami berharap penyelenggaraan haji tahun 2026 berjalan lebih baik dan tertata. Dengan persiapan yang ada, kami optimistis pelaksanaannya akan meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Taj Yasin saat menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, menjelaskan bahwa kuota tersebut mencakup berbagai kategori. Mulai dari jemaah haji reguler, prioritas lansia, pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga Petugas Haji Daerah dari Provinsi Jawa Tengah.

Menariknya, hingga Januari 2026, jumlah calon jemaah yang telah melakukan pelunasan biaya haji justru melampaui kuota resmi. Tercatat 34.518 orang telah melunasi biaya haji, atau sekitar 102 persen dari total kuota yang tersedia.

Baca Juga :  Hajad Dalem Labuhan Digelar Khidmat di Kahyangan Wonogiri, Jejak Sakral Karaton Yogyakarta Kembali Menggema

“Dengan angka pelunasan yang sudah melebihi kuota, peluang pemberangkatan jemaah Jawa Tengah mencapai 100 persen sangat terbuka, selama tidak ada kendala seperti kondisi kesehatan jemaah, pengunduran diri, atau faktor teknis lainnya,” jelas Fitriyanto.

Tak hanya soal jumlah, perubahan besar juga terjadi pada mekanisme embarkasi. Jika sebelumnya seluruh jemaah Jawa Tengah dan DIY diberangkatkan melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, maka pada 2026 sistem tersebut dibagi menjadi dua jalur.

DIY kini ditetapkan sebagai embarkasi mandiri berbasis hotel dan akan langsung terbang melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Sementara Jawa Tengah tetap menggunakan Embarkasi Solo sebagai jalur utama.

“Sekitar 81 persen jemaah masih akan berangkat melalui Embarkasi Solo, sedangkan sisanya atau sekitar 25 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi YIA,” terang Fitriyanto.

Untuk mendukung embarkasi YIA, fasilitas asrama haji akan memanfaatkan hotel yang telah disiapkan, yakni Hotel Ibis dan Novotel. Adapun maskapai penerbangan yang digunakan tetap Garuda Indonesia dengan pesawat Airbus A330 berkapasitas sekitar 360 penumpang.

Terkait jadwal, kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan mulai bergerak pada April 2026. Keberangkatan awal direncanakan pada 21 April 2026 menuju Solo atau Yogyakarta, sebelum diterbangkan ke Arab Saudi pada 22 April 2026.

Baca Juga :  Suzuki Carry Hangus Terbakar di Paranggupito Wonogiri, Damkar Turun Tengah Malam

Dengan peningkatan kuota, pelunasan yang sudah melampaui target, serta skema embarkasi baru, penyelenggaraan haji Jawa Tengah 2026 diproyeksikan menjadi salah satu yang paling padat dan kompleks. Semua mata kini tertuju pada kesiapan teknis dan koordinasi lintas instansi agar seluruh proses berjalan lancar hingga puncak ibadah di Tanah Suci. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.