SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Program Magang Mandiri yang dijalankan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali membuka peluang mahasiswa untuk terlibat langsung dalam industri kreatif berskala internasional. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta yang mengikuti magang di perusahaan pengembang gim global, PT Gameloft Indonesia.
Mahasiswa tersebut adalah MD Premadasa MAS, yang menjalani magang sebagai 2D Artist intern di Studio Gameloft Yogyakarta. Gameloft merupakan perusahaan pengembang dan penerbit gim internasional yang berkantor pusat di Paris, Prancis, dan memiliki jaringan studio di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kegiatan magang berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak 10 September 2025 hingga 9 Januari 2026. Selama periode tersebut, Studio Gameloft Indonesia berperan dalam pengembangan berbagai aset visual, desain antarmuka pengguna, serta konten kreatif gim yang dikerjakan secara kolaboratif dengan tim lintas negara dan mengikuti standar industri gim internasional.
Dalam proses magang, MD Premadasa MAS terlibat aktif dalam produksi aset visual dua dimensi, mulai dari ilustrasi karakter, elemen antarmuka pengguna (UI), hingga aset pendukung lainnya. Ia juga mengikuti sistem kerja profesional yang menuntut konsistensi visual, ketelitian detail, serta kemampuan menyesuaikan gaya ilustrasi sesuai arahan art director dan kebutuhan teknis tim pengembang.
Program magang ini dilaksanakan dengan pendampingan dari Monica Revias Purwa Kusuma, S.Sn., M.Sn., dosen pembimbing dari Program Studi DKV FSRD ISI Surakarta.
MD Premadasa MAS menyampaikan bahwa keterlibatannya di Gameloft memberikan pengalaman nyata mengenai dinamika kerja industri gim global yang tersusun secara sistematis dan kolaboratif. Ia juga merasakan peningkatan kemampuan teknis, pengelolaan revisi, serta komunikasi dalam tim lintas disiplin dan budaya.
Sementara itu, Monica Revias Purwa Kusuma menilai pengalaman magang di PT Gameloft Indonesia menjadi bukti bahwa mahasiswa DKV ISI Surakarta memiliki kesiapan untuk terjun secara profesional ke industri kreatif internasional.
“Pengalaman ini menunjukkan bahwa mahasiswa DKV ISI Surakarta mampu bersaing dan beradaptasi dengan standar kerja global,” ujarnya melalui rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM .
Keterlibatan mahasiswa DKV ISI Surakarta dalam pengembangan gim berskala global tersebut sekaligus menegaskan peran penting desain komunikasi visual dalam menghadirkan pengalaman visual yang komunikatif, fungsional, dan menarik bagi pengguna di pasar internasional. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














