Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Memancing Saat Hujan, Dua Orang Diduga Hilang di Pesisir Gunungkidul

Ilustrasi pemancing | freepik

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aktivitas memancing di kawasan tebing Grendan, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, berujung insiden hilangnya dua orang pemancing. Peristiwa tersebut kini tengah ditangani tim SAR gabungan yang masih melakukan upaya pencarian.

Dua pemancing yang dilaporkan belum ditemukan masing-masing bernama Wasgito (39), warga Wedomartani, Ngemplak, Sleman, serta satu orang lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Di lokasi kejadian, petugas menemukan peralatan memancing yang diduga milik para korban.

Informasi awal diterima dari seorang pemancing bernama Yohanes (46), warga Regedek, Giripanggung, Tepus. Ia tiba di area tebing Grendan sekitar pukul 06.30 WIB dan mendapati sejumlah perlengkapan pancing tanpa pemilik.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak SAR dan segera ditindaklanjuti dengan proses penyisiran di sekitar lokasi.

Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi, diketahui Wasgito sebelumnya datang ke lokasi bersama Bagas (22), warga Kutu Wates, Condongcatur, Sleman, pada Jumat (9/1/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jadi korban (Wasgito) itu datang bersama Bagas, menggunakan motor sendiri-sendiri. Keduanya kemudian langsung memancing di situ,” kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis dalam rilisnya.

Rio menjelaskan, kondisi cuaca saat itu tidak bersahabat. Hujan turun sejak sore hari sehingga kedua pemancing sempat membuat tenda darurat dari matras.

Tak lama kemudian, satu rekan Wasgito lainnya menyusul ke lokasi. Namun karena cuaca semakin buruk dan tubuhnya kedinginan, Bagas memutuskan meninggalkan lokasi lebih awal.

“Saksi 1 (Bagas) ini pulang karena kedinginan, dan sekitar pukul 19.32 dan 20.56, Bagas menghubungi korban (Wasgito) melalui WA, tapi hanya centang satu,” jelas Rio.

Bagas baru mengetahui kabar adanya pemancing yang diduga hilang di Tebing Grendan pada Sabtu (10/1/2026) pagi melalui grup komunitas pemancing. Ia memastikan peralatan yang ditemukan di lokasi merupakan milik Wasgito.

Usai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, tim SAR gabungan langsung menggelar operasi pencarian. Basarnas Yogyakarta mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Gunungkidul dengan dukungan peralatan water rescue serta drone thermal.

Pencarian hari pertama dilakukan melalui jalur darat dan laut. Tim darat menyisir area sekitar tebing, sementara tim laut mengoperasikan dua perahu jukung.

“Satu perahu dari pantai Sadeng ke barat menuju TKP radius 3 mil laut dan dari pantai Siung ke timur menuju TKP berjarak 1,5 mil laut,” jelasnya.

Hingga pencarian hari pertama berakhir, kedua pemancing tersebut belum berhasil ditemukan. Operasi SAR dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu (11/1/2026) pagi. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Exit mobile version