WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan tajinya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Sebuah gudang gilingan padi sekaligus kandang ternak milik warga di Kecamatan Kismantoro dilaporkan roboh setelah diterjang hujan lebat yang disertai angin kencang. Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Jumat malam (6/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, tepatnya di Dusun Jaten RT 4 RW 6, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri.
Gudang yang diketahui milik Miyo, warga setempat, roboh secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Terjangan angin kencang membuat konstruksi bangunan tak lagi mampu bertahan. Material bangunan berupa kayu, atap, dan bagian dinding ambruk berserakan, menutup sebagian area sekitar lokasi.
Kapolsek Kismantoro AKP Budiyanto dalam laporan resminya menyampaikan bahwa peristiwa tersebut murni disebabkan faktor cuaca ekstrem. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas di dalam gudang sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, kerugian materiil akibat robohnya bangunan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 12 juta.
Laporan kejadian diterima petugas pada Sabtu pagi (7/2/2026). Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kismantoro langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat desa serta warga sekitar untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan material bangunan yang roboh agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, membenarkan kejadian tersebut. Ia sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan potensi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki bangunan non permanen seperti gudang, kandang ternak, atau bangunan tua, agar meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat dan angin kencang berpotensi menyebabkan bangunan roboh. Jika terjadi situasi darurat, segera laporkan ke aparat setempat atau kepolisian,” tegas AKP Anom Prabowo.
Polres Wonogiri menegaskan akan terus memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Langkah ini dilakukan demi memberikan rasa aman sekaligus perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan terdampak cuaca ekstrem. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















