Beranda Daerah Wonogiri HUJAN DERAS Bukan Satu-Satunya Biang Kerok! Ini Penyebab Utama Banjir Ngulu Wetan...

HUJAN DERAS Bukan Satu-Satunya Biang Kerok! Ini Penyebab Utama Banjir Ngulu Wetan Pracimantoro yang Bikin Air Meluap Tak Terkendali

Banjir
Tim DPU dan Taru Wonogiri survei drainase di Ngulu Wetan Pracimantoro Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Banjir yang merendam Dusun Ngulu Wetan, Desa Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, akhirnya terkuak penyebab utamanya. Hasil kajian lapangan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Wonogiri menunjukkan bahwa luapan air bukan semata-mata karena hujan deras, melainkan akibat persoalan infrastruktur yang belum memadai.

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri, tim gabungan dari Bidang Bina Marga, Bidang Sumber Daya Air, serta Bidang Cipta Karya DPU PR Kabupaten Wonogiri turun langsung ke lokasi pada Kamis (20/2/2026) pagi untuk melakukan survei menyeluruh. Investigasi ini dilakukan menyusul pengaduan warga yang disampaikan melalui salah satu anggota DPRD Kabupaten Wonogiri.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPU PR Wonogiri, Endah Aryuningsih Tri Rahajeng, menjelaskan bahwa debit air saluran irigasi meningkat drastis saat hujan dengan intensitas tinggi. Namun persoalan sebenarnya muncul karena kapasitas saluran tidak mampu menampung volume air yang masuk secara bersamaan.

Hasil kajian di lapangan menemukan beberapa faktor krusial penyebab banjir di Ngulu Wetan:

✓ Debit air irigasi melebihi kapasitas tampung
✓ Tidak adanya sistem drainase di jalan kawasan perkotaan Pracimantoro
✓ Minimnya infrastruktur drainase modern dan terintegrasi
✓ Aliran air tidak terarah sehingga meluap ke permukiman warga
✓ Kondisi luweng (saluran bawah tanah) yang perlu normalisasi

Baca Juga :  BOTOL YAKULT Jadi Tempat Sembunyi Sabu! Pria 48 Tahun di Jatipurno Wonogiri Digerebek Polisi, Motor dan HP Ikut Disita

Tidak adanya drainase di ruas jalan perkotaan Pracimantoro menjadi titik lemah paling fatal. Saat hujan deras mengguyur, air permukaan tidak memiliki jalur pembuangan yang jelas. Akibatnya, tekanan air langsung membebani saluran irigasi yang sudah dalam kondisi penuh. Ketika kapasitas terlampaui, air pun meluap dan menggenangi area rawan banjir di Dusun Ngulu Wetan.

“Tidak adanya drainase di jalan perkotaan Pracimantoro menjadi penyebab utama luapan air, memperparah genangan di wilayah rawan banjir,” kata Endah saat melakukan survey.

Fenomena ini diperparah oleh kondisi musim hujan puncak Februari 2026 yang memicu intensitas curah hujan tinggi dalam waktu singkat. Tanpa sistem drainase terintegrasi, limpasan air permukaan dari jalan dan kawasan permukiman langsung menambah beban saluran irigasi.

Dari hasil evaluasi teknis tersebut, DPU PR Wonogiri merekomendasikan langkah konkret untuk mengurangi risiko banjir berulang. Rencana yang disiapkan meliputi pembangunan saluran drainase terintegrasi di kawasan perkotaan Pracimantoro serta normalisasi luweng agar aliran air lebih lancar dan tidak tersumbat.

Baca Juga :  Akmal Habibbullah, Bocah Wonogiri 14 Tahun Direkrut Ferdinand Sinaga, Siap Guncang Bali 7s 2026, Bareng Rekannya Azka Aswani Pasha

Kajian ini menegaskan bahwa persoalan banjir di Pracimantoro bukan hanya soal curah hujan tinggi, melainkan kombinasi antara lonjakan debit air dan keterbatasan infrastruktur penanganan limpasan. Tanpa pembenahan sistem drainase dan penguatan kapasitas saluran, potensi banjir serupa tetap mengintai setiap musim penghujan.

Warga kini menunggu realisasi pembangunan drainase terintegrasi agar kejadian meluapnya air irigasi yang merendam permukiman tidak kembali terulang. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.