Beranda Umum Nasional Jauhi Manuver Politik, SBY Kini Fokus Melukis dan Membimbing Kader Demokrat

Jauhi Manuver Politik, SBY Kini Fokus Melukis dan Membimbing Kader Demokrat

Agus Harimurti Yudhoyono | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berbeda dengan Jokowi yang penuh dengan manuver politik hingga terbelit kasus dugaan ijazah palsu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih memilih jalan tenang sebagai seorang seniman, usai lengser dari jabatan Presiden 12 tahun silam.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membeberkan sikap politik ayahnya tersebut. Ia mengatakan, SBY setelah tak lagi menjabat sebagai Presiden RI, lebih memilih menjalani kehidupan yang lebih teduh dan produktif di jalur nonpolitik praktis.

Hal itu disampaikan AHY saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek yang digelar Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Menurutnya, sejak purna tugas 12 tahun silam, SBY tidak lagi aktif bermanuver di ruang-ruang politik seperti sebelumnya.

“Beliau tidak pernah ke mana-mana, selalu ada bersama kita, tetapi memang memilih untuk lebih banyak menjadi seorang guru, mentor, tapi juga seniman,” kata AHY.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur itu menuturkan, ayahnya kini lebih banyak menyalurkan gagasan dan kecintaannya kepada bangsa melalui karya seni, terutama lukisan. Aktivitas tersebut, kata AHY, menjadi medium ekspresi sekaligus cara SBY tetap berkontribusi bagi negeri tanpa harus berada di garis depan politik kekuasaan.

Baca Juga :  Wouw! ASN Kemenkeu Ini Jabat Komisaris di 12 Perusahaan

“Beliau sekarang lebih memilih menjadi seorang seniman, mengekspresikan cintanya untuk negeri ini,” ujarnya.

AHY juga menyampaikan harapan agar SBY senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Ia berharap, meski tak lagi berada di lingkar kekuasaan, SBY tetap berkenan membimbing generasi muda Demokrat dalam menapaki perjalanan politik ke depan.

“Semoga Bapak juga terus berkenan mengawal perjuangan generasi penerus bangsa, generasi penerus Partai Demokrat, untuk mewujudkan cita-cita yang tentunya indah di masa depan,” ucap AHY.

Saat ini, SBY masih mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. Dalam perayaan Imlek tersebut, ia hadir bersama kedua putranya, AHY dan Edhie Baskoro Yudhoyono, yang kini menjadi wakil Partai Demokrat di Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Momentum Imlek tahun ini juga dimanfaatkan partai untuk melelang salah satu karya lukisan SBY. Karya tersebut mengusung tema shio kuda api, digambarkan dalam sosok kuda biru yang berlari dengan surai menyerupai kobaran api. AHY menjelaskan, hasil lelang lukisan itu akan disalurkan kepada warga keturunan Tionghoa yang membutuhkan.

Sejumlah tokoh nasional tampak menghadiri perayaan tersebut, di antaranya Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, pengusaha James Riady, Siti Hartati Murdaya, serta legenda bulu tangkis Susi Susanti.

Baca Juga :  Televisi Berita Sering “Menyalahkan” Platform Global, tapi Memakainya Seenaknya. Harus Kontinyu Lakukan Perubahan

Perayaan Imlek ini menjadi catatan tersendiri bagi Partai Demokrat karena untuk pertama kalinya digelar secara resmi oleh partai tersebut. Acara dirancang oleh motivator Merry Riana yang baru saja bergabung dan didapuk sebagai ketua panitia, menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus pesan toleransi di tengah dinamika politik nasional. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.