WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dua siswa SMPN 6 Wonogiri berhasil mencuri perhatian setelah resmi dipercaya mengikuti turnamen sepak bola internasional Bali 7s yang akan digelar pada 1–4 April 2026 di Bali. Kesempatan tampil di ajang bergengsi ini menjadi langkah besar bagi atlet muda daerah untuk menunjukkan kemampuan di panggung internasional.
Kedua siswa tersebut adalah Azka Aswani Pasha dari kelas 8D yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS serta Akmal Habibulloh siswa kelas 8F. Mereka terpilih setelah menunjukkan performa impresif bersama tim FS17FA dalam kompetisi Liga TopSkor (LTS) 2026. Konsistensi permainan, disiplin latihan, serta kemampuan teknik yang terus berkembang membuat keduanya kembali mendapat kepercayaan tampil dalam turnamen level internasional.
Azka dikenal sebagai siswa aktif dengan kemampuan kepemimpinan yang kuat di sekolah sekaligus memiliki dedikasi tinggi di dunia olahraga. Ia merupakan putra bungsu Wahyuningsih. Sementara Akmal Habibulloh, putra bungsu pasangan Djoko Sutrisno dan Nur Azizah, dikenal sebagai pemain yang memiliki semangat juang tinggi serta komitmen kuat menjalani latihan rutin tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik.
Keikutsertaan mereka tidak datang secara instan. Latihan intensif, pengorbanan waktu, serta kedisiplinan menjadi bagian dari perjalanan panjang hingga mampu menembus kompetisi internasional. Keduanya mampu menjaga keseimbangan antara kegiatan belajar di sekolah dengan jadwal latihan sepak bola yang padat, sesuatu yang menjadi contoh positif bagi pelajar lainnya.
Kepala SMP Negeri 6 Wonogiri, Marseno Aji, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai pengalaman bertanding di turnamen internasional akan menjadi momentum penting dalam pembentukan mental, karakter, serta rasa percaya diri siswa.
Menurutnya, sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat dan minat peserta didik, termasuk di bidang olahraga.
“Harapannya, para siswa dapat menjunjung tinggi sportivitas serta membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Wonogiri di tingkat internasional,” ungkap dia, Sabtu (28/2/2026).
Turnamen Bali 7s sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi sepak bola usia muda berskala internasional yang mempertemukan berbagai akademi dan klub dari Indonesia maupun mancanegara. Ajang ini menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan atmosfer kompetisi global sejak usia dini.
Partisipasi siswa SMP Negeri 6 Wonogiri dalam turnamen tersebut menjadi pembuktian bahwa talenta daerah memiliki peluang besar bersaing di level internasional. Kehadiran Azka dan Akmal di Bali 7s diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, keduanya kini fokus meningkatkan fisik, teknik, dan kekompakan tim demi memberikan penampilan terbaik. Dukungan sekolah, keluarga, serta lingkungan menjadi energi tambahan bagi mereka untuk tampil maksimal dan membawa kebanggaan bagi Wonogiri. Aris Arianto
