WONOSOBO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana malam yang mestinya tenang di Kampung Pandansari, Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, mendadak berubah mencekam. Dentuman keras menjelang tengah malam, Kamis (19/2/2026), membuat warga terperanjat. Suaranya bahkan disebut-sebut menyerupai ledakan bom.
Ledakan tersebut ternyata berasal dari petasan yang meledak di dalam warung mie ayam milik Imron. Seorang remaja yang berada di lokasi mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh akibat insiden itu.
Imron menuturkan, korban sudah datang sejak sekitar pukul 21.00 WIB. Meski warung dalam keadaan tutup, remaja itu memang berniat menginap untuk membantu membangunkan sahur warga sekitar.
“Saya kenal anaknya. Dia sengaja ke sini mau menginap untuk membangunkan sahur. Warung saya sudah tutup waktu itu,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Menjelang pukul 23.30 WIB, Imron tengah berada di dapur menyiapkan produksi mie ayam kemasan. Tiba-tiba suara ledakan keras memecah kesunyian.
“Saya tidak tahu dua anak ini bawa petasan. Yang saya tahu, saya baru produksi dagangan yaitu mie ayam kemasan. Tahu-tahu jam setengah dua belas langsung ada letusan, mak der, begitu keras,” katanya.
Ia menggambarkan dentuman tersebut sangat kuat hingga membuatnya kaget. “Suaranya seperti bom atau motor blong. Kencang,” ujarnya.
Imron segera membuka pintu untuk memastikan apa yang terjadi. Di hadapannya, ia melihat korban sudah berdiri dalam kondisi terluka dengan asap tebal menyelimuti area sekitar.
“Terus saya buka pintu, anak itu berdiri sudah luka. Ini penuh dengan asap yang begitu tebal,” ucapnya.
Korban mengalami luka di wajah, tangan, dada, kaki hingga paha. Kondisinya berdarah dan sebagian tubuhnya terbakar. “Berdarah dan terbakar. Bajunya juga robek-robek, rambut juga kebakar,” kata Imron.
Meski terluka cukup parah, remaja tersebut masih sempat berjalan keluar untuk meminta pertolongan. “Yang dilakukan anak itu minta tolong langsung. Dia berjalan keluar minta tolong,” ujarnya.
Tak lama berselang, sejumlah pemuda setempat datang membantu dan segera membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain korban utama, satu orang lain yang berada di lokasi hanya mengalami luka ringan di tangan. “Yang satunya tidak apa-apa, Alhamdulillah, paling cuma ada luka sedikit di tangan,” imbuhnya.
Ledakan itu juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan warung. Beberapa bagian seng atap terlepas dan kaca jendela pecah akibat tekanan ledakan. “Yang rusak yaitu seng, satu, dua, terus kaca jendela, itu saja,” kata Imron.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan masih rusak, terutama jendela yang kacanya hancur menyisakan rangka. Garis polisi pun telah terpasang di sekitar tempat kejadian sebagai tanda proses penyelidikan masih berlangsung. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















