Beranda Daerah Wonogiri Medan Ekstrem Tak Jadi Alasan! Inseminator Karangtengah Tembus Dusun Kejar 400 Dosis...

Medan Ekstrem Tak Jadi Alasan! Inseminator Karangtengah Tembus Dusun Kejar 400 Dosis Vaksin PMK, Peternak Diminta Siaga

Vaksin
Vaksinasi cegah PMK di Kecamatan Karangtengah Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus digenjot di wilayah selatan Wonogiri. Petugas Peternakan Kecamatan Karangtengah kembali turun langsung ke lapangan dengan menggencarkan vaksinasi PMK di Dusun Soko, Desa Ngambarsari, Sabtu (7/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kekebalan ternak, menekan risiko infeksi, sekaligus menjaga populasi ternak agar tetap aman dari ancaman wabah yang berpotensi memukul perekonomian peternak dan stabilitas sosial di pedesaan.

Kegiatan vaksinasi kali ini dilaksanakan di tengah medan berat dan cuaca ekstrem khas Karangtengah. Akses jalan yang tidak mudah serta kondisi alam yang menantang tak mengendurkan langkah para petugas. Dengan kerja tim, target 100 dosis dari total 400 dosis berhasil dikejar dalam satu hari, dengan rencana penyelesaian keseluruhan program vaksinasi selama lima hari pelaksanaan.

Koordinator Petugas Peternakan Kecamatan Karangtengah, Suratno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas petugas lapangan. “Dalam kegiatan vaksinasi ini kami dibantu Henry, Arif, dan Gatot selaku petugas inseminasi Kecamatan Karangtengah. Kami menghimbau para peternak agar rutin memantau kondisi kesehatan ternak dan segera melapor ke petugas bila ditemukan gejala penyakit,” tegasnya.

Baca Juga :  Gempa 6,4 SR Guncang Pacitan Dini Hari, Getarannya Tembus Wonogiri hingga Jogja, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Menurutnya, kecepatan pelaporan menjadi kunci penting agar potensi penyebaran PMK bisa ditekan sejak dini.

Dukungan juga datang dari Camat Karangtengah, Lilik Hendratno. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di wilayah Kecamatan Karangtengah. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus dijaga.

“Kami mengapresiasi kerja keras petugas inseminasi yang terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kami mendorong kepala desa beserta jajaran untuk aktif melakukan sosialisasi dan menyebarluaskan informasi pencegahan PMK kepada masyarakat,” ujarnya.

Upaya pencegahan PMK tidak hanya berhenti pada vaksinasi. Petugas mengingatkan peternak agar konsisten menerapkan langkah-langkah preventif di tingkat kandang dan lingkungan sekitar, antara lain:
✓ menjaga kebersihan kandang dan area sekitar ternak
✓ melakukan pemantauan kesehatan ternak secara rutin
✓ mengawasi lalu lintas keluar-masuk hewan ternak
✓ mengkarantina hewan baru sebelum digabungkan
✓ melakukan desinfeksi peralatan dan kendaraan yang digunakan untuk mobilisasi ternak

Baca Juga :  Detik-Detik Kecelakaan di Tukluk Kerjo Lor Wonogiri, Motor Tabrak Knalpot hingga Truk Tak Sempat Menghindar, Satu Pengendara Tak Sadarkan Diri

Dengan kombinasi vaksinasi, pengawasan ketat, dan peran aktif peternak serta pemerintah desa, diharapkan wilayah Karangtengah tetap terbebas dari PMK dan aktivitas peternakan dapat berjalan aman serta berkelanjutan. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.