
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemerintah Kota Solo inisial “A” viral di media sosial. Ia membocorkan dokumen surat pengantar pelaksanaan pernikahan pada tahun 2024 lalu milik eks pembalap FI, Rio Haryanto.
Kepala BKPSDM, Beni Supartono, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hari ini Jumat, (20/02/2026) pegawai tersebut dilakukan sidang disiplin dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo setelah sebelumnya dilakukan BAP.
“Ini nanti ada keputusan terkait sanksi. Harapan kami hari ini selesai, langsung ada putusan. Jadi nanti kalau ringan itu sanksi teguran lisan dan teguran tertulis. Terus yang sedang itu nanti ada pemotongan gaji dari mulai 6 bulan sampai dengan 9 bulan. Terus yang berat itu nanti ada pemberhentian,” ungkapnya.
Beni kemudian menceritakan alasan pegawai tersebut membocorkan dokumen surat pengantar pelaksanaan pernikahan milik eks pembalap FI, Rio Haryanto tersebut ke media sosial dikarenakan ada rasa kebanggaan.
“Alasannya karena kebanggaan tersendiri. Ketika melayani seorang publik figur gitu. Karena di komen-komen yang dia buat itu, juga ada kebanggaan bahwa melayani Mas Rio dan ibunya juga ramah,” jelas Beni.
Beni mengatakan bahwa pegawai tersebut awalnya bertugas di Kelurahan Penumping sebagai front office. Dengan status masih TKPK.
Kemudian mengikuti tahapan-tahapan seleksi P3K. Akhirnya kemarin baru saja diangkat menjadi P3K di Satpol PP.
“Jadi, hari ini kami sudah membuatkan surat pernyataan kepada yang bersangkutan. Berkaitan dengan kejadian kemarin. Artinya, ada pernyataan yang bersangkutan untuk permohonan maaf dan tidak mengulang kegiatan yang sama dan OPD-OPD pengampu yang saat ini,” terang Beni.
Beni mengutarakan, bahwa Rio Haryanto sendiri merasa kecewa setelah mengetahui pelayanan yang dilakukan pegawai Pemerintah Kota Solo. Karena data privasi diumbar di media sosial.
“Tetapi secara prinsip kami kemarin mewakili pemerintah kota memohon maaf kepada Mas Rio. Kemudian Mas Rio juga sudah menyampaikan dan menerima permohonan maaf dari kami. Intinya Mas Rio ingin memastikan tidak boleh ada lagi yang seperti itu terjadi. Baik di tempatnya Mas Rio sendiri atau kepada orang-orang yang lain atau masyarakat yang meminta pelayanan di masing-masing kelurahan dan OPD,” paparnya. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













