Beranda Umum Nasional Private Breakfast di Forum Bloomberg, Jokowi Ungkap Tantangan Kedaulatan AI

Private Breakfast di Forum Bloomberg, Jokowi Ungkap Tantangan Kedaulatan AI

Jokowi saat menghadiri agenda private breakfast dalam rangkaian Bloomberg New Economy Forum 2026 di India /  Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri agenda private breakfast dalam rangkaian Bloomberg New Economy Forum 2026 di India, Jumat (20/2/2026). Dalam forum tersebut, Jokowi membahas isu kedaulatan kecerdasan buatan atau AI sovereignty.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung selama 1,5 jam. Meski menghadiri agenda sarapan pagi, Jokowi disebut tetap menjalankan ibadah puasa.

Dalam diskusi itu, Jokowi menyoroti tantangan besar dalam mewujudkan kedaulatan AI secara penuh. Ia menilai pengembangan model dan infrastruktur AI membutuhkan waktu bertahun-tahun dengan investasi yang sangat besar serta sumber daya teknologi yang canggih.

“Kita sendiri, baik itu modelnya maupun infrastrukturnya, membutuhkan waktu bertahun-tahun dengan investasi besar serta sumber daya yang sangat canggih dan maju. Namun, jika kita berfokus pada aplikasi AI, kita bisa bergerak lebih cepat, apalagi karena saat ini teknologi AI terus berubah,” ungkap Jokowi dalam video yang dibagikan ajudannya.

Baca Juga :  Purbaya Ogah Penuhi Saran IMF untuk Naikkan Pajak Karyawan

Menurutnya, bagi banyak negara, konsep kedaulatan AI yang benar-benar mandiri sulit untuk direalisasikan. Bahkan negara besar seperti Amerika Serikat pun masih bergantung pada rantai pasok cip global serta talenta internasional.

“Sejujurnya, bagi banyak negara, kedaulatan AI yang murni itu benar-benar tidak realistis. Karena kita tahu bahwa negara-negara seperti Amerika Serikat pun masih bergantung pada rantai pasok cip global dan talenta internasional,” terangnya, seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Forum tersebut dihadiri sejumlah tokoh global dari kalangan pemerintahan, industri, dan media internasional. Di antaranya mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak serta Menteri Perkeretaapian, Informasi dan Penyiaran, serta Elektronika dan Teknologi Informasi India Ashwini Vaishnaw.

Dari kalangan industri, hadir pula Presiden dan CEO FedEx Rajesh Subramaniam, Managing Director dan CEO Infosys Salil Parekh, serta sejumlah pimpinan perusahaan teknologi global lainnya.

Baca Juga :  Prabowo Klaim Ada Upaya Sistematis Jelekkan Program Makan Gratis

Menurut Syarif, Jokowi duduk di antara Anchor Bloomberg Haslinda Amin dan Editorial Director Bloomberg New Economy Erik Schatzker, serta berhadapan langsung dengan Rishi Sunak, Ashwini Vaishnaw, dan Rajesh Subramaniam dalam sesi diskusi tersebut. (Ando)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.