WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembangunan RSUD Purwantoro alias RSUD Raden Mas Said mendapat tanggapan serius warga Wonogiri timur. Terbukti di tengah suasana Safari Ramadhan 1447 H yang digelar di Masjid Al Ikhlas Lingkungan Sanggrong, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro, Jumat (20/2/2026), suara warga soal seakan terhentinya proyek rumah sakit daerah itu akhirnya disampaikan langsung kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Kehadiran Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam agenda silaturahmi, buka puasa bersama dan tarawih berjamaah bersama jajaran pemerintah kecamatan, berubah menjadi forum diskusi hangat. Warga tak menyia-nyiakan momen tersebut untuk menagih kejelasan progres RSUD Purwantoro yang hingga kini belum rampung.
Salah satu warga Kelurahan Tegalrejo secara terbuka mempertanyakan kelanjutan pembangunan RSUD Purwantoro. Ia berharap fasilitas kesehatan tersebut segera diselesaikan agar pelayanan medis di wilayah Purwantoro dan sekitarnya tidak lagi bergantung ke rumah sakit di luar kecamatan.
Menurutnya, keberadaan RSUD Purwantoro sangat vital, mengingat jarak tempuh warga menuju rumah sakit rujukan cukup jauh dan menyulitkan, terutama dalam kondisi darurat. Ia juga menyampaikan harapan agar jika nanti RSUD sudah beroperasi, perekrutan tenaga kerja dan tenaga kesehatan dapat memprioritaskan masyarakat sekitar.
Menanggapi hal itu, Bupati Setyo Sukarno menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Purwantoro membutuhkan anggaran sekitar Rp140 miliar. Namun proyek tersebut belum bisa dilanjutkan karena terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Ia menegaskan, hingga saat ini belum bisa memastikan kapan RSUD Purwantoro mulai beroperasi karena pembangunan gedung belum selesai. Terkait rekrutmen tenaga kerja dan tenaga medis, pihaknya belum dapat memberikan kepastian karena seluruh tahapan masih menunggu kejelasan kelanjutan proyek.
“Meski demikian, Pemkab Wonogiri melakukan penataan tenaga medis secara menyeluruh dan akan melakukan pemerataan tenaga kesehatan di seluruh wilayah kabupaten,” sebut Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Langkah ini dilakukan agar seluruh fasilitas kesehatan tetap dapat memberikan layanan optimal, meskipun RSUD Purwantoro belum beroperasi.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Purwantoro, Khamid Wijaya, turut menyampaikan sejumlah perkembangan di wilayahnya, antara lain:
✓ Swadaya masyarakat dalam perbaikan jalan
✓ Prestasi anak Kelurahan Tegalrejo yang mengikuti ajang pencarian bakat di televisi nasional
✓ Permasalahan penonaktifan KIS PBI JK warga Purwantoro
Ia menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk tetap mendukung program prioritas Bupati Wonogiri meski berada di tengah arus efisiensi anggaran.
Safari Ramadhan tersebut ditutup dengan sholat tarawih berjamaah bersama warga setempat. Namun isu RSUD Purwantoro tetap menjadi topik utama yang menyita perhatian masyarakat. Harapan agar proyek segera dilanjutkan terus bergema, mengingat kebutuhan layanan kesehatan yang semakin mendesak di wilayah timur Kabupaten Wonogiri.
Bagi warga Purwantoro, rumah sakit itu bukan sekadar bangunan, melainkan akses vital terhadap layanan kesehatan yang layak dan cepat. Aris Arianto
