Beranda Edukasi Pendidikan SUBHANALLAH! Bocah Tuna Netra Asal Wonogiri Bikin Studio MTA TV Hening, Hafalan...

SUBHANALLAH! Bocah Tuna Netra Asal Wonogiri Bikin Studio MTA TV Hening, Hafalan Al-Qur’annya Bikin Merinding

Tuna netra
Aksi Syifa Ayu Rahimah dari Jatisrono di MTA TV. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Studio MTA TV mendadak sunyi, bukan karena lampu padam, tetapi karena suara seorang anak kecil yang melantunkan ayat-ayat suci dengan tajwid yang tanpa cela. Jumat (20/2/2026) sore itu menjadi momen tak terlupakan ketika Syifa Ayu Rahimah (10), siswi kelas 4 SLB Al Ishlah Jatisrono Wonogiri, tampil dalam program Spesial Ramadhan bertema “Penglihatan Terbatas, Bersinar Lewat Hafalan Al-Qur’an”.

Di balik keterbatasan penglihatannya sebagai tuna netra, Syifa justru menghadirkan cahaya yang menerangi ruang siaran nasional. Suaranya jernih, makhrajnya fasih, dan setiap lantunan ayat terdengar mantap, seolah mengalir langsung dari hati.

Syifa merupakan santri binaan Rumah Inklusi Yakesma Jawa Tengah. Perjalanannya hingga bisa tampil di layar televisi bukan proses instan. Ia ditempa setiap hari dengan metode talaqqi, mengandalkan kekuatan pendengaran dan ketekunan luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an. Tanpa melihat huruf, ia merekam ayat demi ayat dalam memorinya dengan disiplin tinggi.

Didampingi guru Al-Qur’an SLB Al Ishlah Jatisrono, Ustadz Fahrur Rohman, Syifa menunjukkan bahwa keterbatasan fisik sama sekali bukan penghalang untuk menjadi penjaga wahyu. Dalam sesi dialog, sang ustadz mengisahkan rutinitas Syifa yang konsisten murojaah setiap hari, menjaga hafalan dengan kesungguhan yang jarang dimiliki anak seusianya.

Baca Juga :  16 Motor Dinas Kades Pracimantoro Ditarik Sekaligus!

Respons pemirsa mengalir deras selama siaran langsung. Banyak yang mengaku terharu, bahkan tak kuasa menahan air mata saat mendengar bacaan Syifa. Presenter acara membuka kajian dengan kalimat yang menohok, bahwa mata boleh saja tidak melihat dunia, tetapi hati yang terpaut pada Al-Qur’an akan menemukan cahaya yang jauh lebih terang.

Perwakilan Yakesma Jawa Tengah yang hadir menegaskan bahwa Syifa adalah salah satu anak istimewa yang tumbuh melalui pendampingan intensif Rumah Inklusi. Dukungan donatur memungkinkan anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan akses pendidikan Al-Qur’an yang layak, pembinaan karakter, serta ruang untuk tampil percaya diri di hadapan publik.

Momen ini menjadi pengingat keras bagi banyak orang. Di tengah kesibukan dan kelalaian, seorang bocah tuna netra justru mampu menjaga hafalan kitab suci dengan penuh disiplin. Syifa tidak sekadar tampil di televisi, ia menembus batas stigma, membalik cara pandang, dan menunjukkan standar kesungguhan yang nyata.

Baca Juga :  Wonogiri Banjir! Tanggul Jebol, 17 Rumah Terendam! Balita Sempat Terjebak, Warga Dievakuasi Tim Gabungan

Program Spesial Ramadhan di MTA TV sore itu ditutup dengan doa dan harapan agar lebih banyak anak inklusi mendapat kesempatan serupa. Rumah Inklusi Yakesma Jawa Tengah terus membuka ruang dukungan masyarakat agar lahir generasi penghafal Al-Qur’an dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang hidup dalam keterbatasan fisik.

Kisah Syifa Ayu Rahimah dari Jatisrono, Wonogiri, menjadi bukti bahwa cahaya Al-Qur’an tidak pernah bergantung pada mata yang melihat, tetapi pada hati yang menjaga. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.